Gulai Siput, Menu Favorit Buka Puasa di Indragiri Hulu Riau

Gulai Cipuik atau Gulai Siput, merupakan makanan khas Kuansing yang cukup populer di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Gulai Siput 

Gulai Siput, Menu Favorit Buka Puasa di Indragiri Hulu Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Gulai Cipuik atau Gulai Siput, merupakan makanan khas yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Siapa yang menyangka, ternyata gulai siput ini sangat diminati oleh warga Kabupaten Indragiri Hulu sebagai salah satu menu saat berbuka puasa.

Kali ini tribunpekanbaruwiki.com mewawancara salah satu pedagang gulai siput yang paling sering dikunjungi di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu.

Wenchi, pedagang gulai siput yang ditemui Tribunpekanbaru.com mengungkapkan bahwa sesuai dengan namanya gulai siput berbahan siput sawah. "Siput sawah ini digulai dengan berbagai bahan rempah-rempah dan pakis," kata Wenchi, Minggu (9/5/2021). Untuk siput yang akan diolah, khusus didatangkan dari Kuansing. Sebab menurutnya siput tersebut banyak ditemukan di persawahan di daerah Kuansing.

Wenchi, pedagang Gulai Siput di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu
Wenchi, pedagang Gulai Siput di Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu (Istimewa)

Baca juga: Galopuong Ondam, Makanan Khas Kampar Riau

Baca juga: Tarian Api Warnai Pembukaan Festival Lampu Colok di Kepulauan Meranti

Sebelum mengolah siput menjadi masakan, ujung pada cangkang siput dipotong terlebih dahulu. Selanjutnya, siput digoyang-goyang untuk membersihkan isinya. Kemudian bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memasak gulai siput, diantara lain santan, cebe, kunyit dan berbagai rempah-rempah lainnya. Ditambah sayuran pakis membuat gulai siput semakin nikmat. Untuk memasak siput tidak membutuhkan waktu yang lama.

Perlu diketahui siput dimasak beserta dengan cangkangnya. Sehingga sensasi memakan gulai siput tidak hanya menikmati cita rasanya saja, namun juga sensasi saat mengeluarkan siput dari cangkangnya. "Untuk menikmati siput, bisa diisap kalau tidak dicongkel," kata Wenchi. Setelah siput keluar dari cangkangnya, tinggal disantap dengan nikmati rasa manisnya daging siput.

Wenchi berkata karena ada campuran rempah-rempah, membuat gulai siput kaya akan rasa. Namun umumnya gulai siput memiliki cita rasa pedas. Untuk menikmati gulai siput bisa dihidangkan bersama nasi panas.

Baca juga: Nama 6 Calon Rektor UIN Suska Riau Telah Diserahkan Ke Kemenag RI

Wenchi mengatakan gulai siput banyak diminati saat Bulan Suci Ramadan. Bahkan setiap tahun ia memang khusus menyediakan gulai siput untuk dijual. "Setiap hari gulai siput buatan saya pasti habis terjual," katanya. Harga gulai siput satu porsi yang dijual Wenchi juga terbilang terjangkau, cukup Rp 10 ribu satu porsi. Hal ini membuat gulai siput buatan Wenchi sangat diminati.

Elpi Pistori, seorang warga Pematang Reba mengaku sangat menyukai gulai siput yang dijual di lapak Wenchi di Jalan Seminai, Kelurahan Pematang Reba, Kecamtan Rengat Barat, Inhu. "Saya hampir setiap hari beli di sini," kata pria yang akran disapa Elpis ini. Elpis yang merupakan warga Lubuk Jambi, Kabupaten Kuansing itu mengaku menikmati gulai siput mengingatkannya akan kampung halamannya.

Baca juga: Ketupat Serundeng, Makanan Khas Masyarakat Bengkalis Saat Lebaran

Baca juga: Sahirman Semangat Jual Kuliner Ikan Asin di Tol Pekanbaru-Dumai

--
(tribunpekanbaru.com/Bynton Simanungkalit)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved