Tarian Api Warnai Pembukaan Festival Lampu Colok di Kepulauan Meranti

Festival Lampu Colok di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau secara resmi digelar. Festival ini dimulai malam ke 27 Ramadhan setiap tahunnya

Editor: Aan Ramdani
tibunpekanbaruwiki.com
Tarian Api saat pembukaan Festival Lampu Colok di Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (8/5/2021) 

Tarian Api Warnai Pembukaan Festival Lampu Colok Kepulauan Meranti

 

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar, membuka secara resmi Festival Lampu Colok 27 Ramadhan 1442, Jalan Dorak, Selatpanjang, Sabtu (8/5/2021) malam.

kegiatan yang sudah menjadi tradisi masyarakat Meranti dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri itu, dipusatkan didepan Kantor Bupati Meranti.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Dr. H. Kamsol MM, Anggota DPRD Meranti, Plt. Asisten III Sekdakab. Meranti Sudandri, Kepala Dinas Parpora Meranti Rizki Hidayat, serta Jajaran Pejabat Eselon II dan III Dilingkungan Pemkab. Meranti, Mewakili Polres Meranti Kasat Intel, Ketua MUI Meranti H. Mustafa, Tokoh Masyarakat/Agama dan lainnya.

Pembukaan Festival Lampu Colok langsung dilakukan oleh Wakil Bupati H. Asmar bersama Forkopimda yang ditandai dengan menghidupkan Lampu Colok yang berada tepat dijalan Dorak, depan Kantor Bupati Meranti yang dilanjutkan dengan menyaksikan tarian api yang disajikan oleh para pemuda Meranti.

Dijelaskan Kadisparpora Meranti Rizki Hidayat, kegiatan ini merupakan Ivent tahunan dalam rangka melestarikan budaya lokal Meranti agar tak lekang dimakan zaman, selain itu sebagai sarana promosi daerah, sarana bagi pemuda dan pemudi untuk berkreasi, serta meningkatkan sektor ekonomi kreatif ditengah masyarakat.

Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti foto bersama dengan latar belakang lampu colok pada Festival Lampu Colok 2021
Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti foto bersama dengan latar belakang lampu colok pada Festival Lampu Colok 2021 (tibunpekanbaruwiki.com)

Baca juga: Festival Lampu Colok, Tradisi Turun Temurun di Bengkalis Saat Ramadhan

Baca juga: Tradisi Bangunkan Sahur di Tembilahan Riau Masih Bertahan

"Diharapkan dengan adanya Festival ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan yang datang ke Meranti yang dapat meningkatkan ekonomi serta kreatifitas masyarakat," ucap Kadisparpora.

Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis Bupati dan Wakil Bupati H.M Adil-H. Asmar, yakni peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor ekonomi kreatif.

Selanjutnya untuk memotivasi masyarakat dalam membuat Lampu Colok dengan berbagai bentuk, pihaknya dikatakan Rizki akan memperlombakan Festival Lampu Colok ini dan kepada peserta yang memiliki desain terbaik akan dibarikan hadiah yang akan diserahkan pada akhir Ramadhan nanti.

Menyikapi kegiatan itu, Wakil Bupati Meranti H. Asmar, mengucapkan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Festival Lampu Colok yang sudah menjadi budaya masyarakat Melayu Meranti itu, ia berharap dengan adanya Festival Lampu Colok itu dapat melestarikan kegiatan positif tersebut agar tetap lestari sampai kapanpun.

"Semoga dengan adanya Festival Lampu Colok ini, apa yang telah mejadi budaya masyarakat Melayu Meranti dapat terus lestari sepanjang masa," harapnya.

Paling penting Wabup H. Asmar, berharap kegiatan ini dapat menjadi alat pemersatu antar masyarakat dengan begitu dapat saling mendukung demi kemajuan Meranti dimasa yang akan datang.

Baca juga: Nelayan Tradisional Panen Ikan di Taman Nasional Zamrud Siak

Baca juga: Mengenal Pacu Jalur dari Kuansing, Tradisi Turun Temurun Sejak 100 Tahun Lalu

Terakhir karena saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19, Wabup Meranti H. Asmar, mengingatkan kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan secara konsisten dengan melaksanakan 3 M yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan, dengan begitu diri, keluarga dan masyarakat Meranti dapat terhindar dari penyakit berbahaya tersebut.

Sekedar informasi dalam kesempatan itu, Wabup Meranti H. Asmar juga berkesempatan meninjau salah satu Lampu Colok kreasi masyarakat yang berada di Jakan Khalifah Umar Gg. Permai yang cukup menakjubkan, dimana Lampu Colok sebanyak 7000 ribu buah dibentuk sedemikian rupa menjadi masjid 3 dimensi.

 

--
( tribunpekanbaruwiki.com/ Teddy Tarigan)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1047 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved