Galopuong Ondam, Makanan Khas Kampar Riau

Galopuong Ondam tidaklah asing bagi warga Kabupaten Kampar, Riau. Galopuong Ondam merupakan salah satu makanan khas yang ada di daerah tersebut.

Editor: Aan Ramdani
tibunpekanbaruwiki.com
Galopuong Ondam, Makanan Khas Kampar Riau 

Galopuong Ondam, Makanan Khas Kampar Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Mendengar nama Galopuong Ondam tidaklah asing bagi warga Kabupaten Kampar, Riau. Galopuong Ondam merupakan salah satu makanan khas yang ada di daerah tersebut.

Galopuong Ondam termasuk kudapan yang kerap muncul dan diperdagangklan sebagai kudapan berbuka puasa Ramadhan.

Galopuong Ondam salah satu hidangan yang kerap disebut masyarakat di Kecamatan Kampar sebagai makanan khas di bulan puasa.

Nama makanan ini memang agak sulit dalam pelafalan dan pengucapannya karena menggunakan bahasa khas Kampar.

Kata Galopuong sendiri sejauh ini berdasarkan keterangan masyarakat Kampar bermakna Kelepon, sementara kata Ondam bermakna rendam. Sesuai dengan penampilan dari penyajian makanan ini memang tampak kelepon yang direndam dengan kuah santan.

Galopuong Ondam
Galopuong Ondam (tribunpekanbaru.com)

Baca juga: Ketupat Serundeng, Makanan Khas Masyarakat Bengkalis Saat Lebaran

Baca juga: Daftar 5 Makanan yang Sebabkan Susah Tidur

Masyarakat Kecamatan Kampar bernama Rida ketika ditanya Tribun Pekanbaru tentang makanan khas yang kerap muncul di bulan puasa menjawab hidangan Galopuong Ondam jadi salah satu hidangan yang kerap muncul.

Menurutnya hidangan ini terkenal karena kerap dijual pedagang pada bulan Ramadhan di Pasar Air Tiris Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar.

Uniknya masakan ini hanya bisa ditemui dikala bulan Ramadhan saja. Diluar dari momen Ramadhan, hidangan ini hanya bisa ditemukan jika ada keluarga yang membuatnya.

Saat berkunjung ke Pasar Bedug Air Tiris menjelang waktu berbuka, tampak sejumlah pedagang menjajakan hidangan tersebut. Per- porsi galopuong ondam ini dijual seharga mulai dari Rp 1.000 - Rp 7.000.

Penjual hidangan Galopuong Ondam, Indah mengatakan sajian ini memiliki cita rasa manis dan gurih. Pada umumnya sajian ini tidak jauh berbeda dari kue onde-onde atau kelepon.

Baca juga: Renyahnya Martabak Telur Yusmanenti, Jajanan Laris di Siak

Baca juga: Menikmati Mie Millenial di Pekanbaru

Hanya saja kalau kelepon atau onde-onde ditaburi parutan kelapa, kalau hidangan ini direndam santan.

"Kalau Galopuong Ondam oni direndam dengan air santan dan ditaburi sedikit garam agar rasanya gurih, isiannya juga sama dengan klepon, sama-sama berisi gula merah," katanya.

Untuk diketahui sajian ini di Pasar Air Tiris tidak semua penjual jajanan yang menjualnya, hanya penjual tertentu saja.

Banyaknya sajian hidangan modern dan banyaknya pilihan makanan untum berbuka puasa, sajian ini menjadi tidak begitu populer saat ini.

Selain itu banyaknya masyarakat Kampar yang bisa membuat sajian ini sendiri jadi banyak yang memilih untuk membuat sendiri di rumah.

Baca juga: Lendot, Kuliner Turun Temurun Saat Ramadhan di Kuala Kampar Pelalawan

Baca juga: Bundaran Keris, Pusat Kulineran Seru di Pekanbaru

--
(tribunpekanbaruwiki.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1048 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved