Kasus Covid-19 di Riau Bertamabah 15 Kasus

Penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau mengalami penurunan yang cukup dratis.

Editor: Aan Ramdani
covid.go.id
Ilustrasi Covid-19 

Kasus Covid-19 di Riau Bertamabah 15 Kasus


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-  Penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Riau mengalami penurunan yang cukup dratis. Pada Minggu(10/10/2021) di Provinsi Riau terdapat penambahan 15 kasus terkonfirmasi Covid-19. 


Angka ini mengalami penurunan yang cukup dratis jika dibandingkan dengan penambahan kasus Covid-19 beberapa waktu lalu yang sempat tembus diatas 2 ribu kasus per harinya. 


Selain mengalami penurunan yang cukup dratis, dihari yang sama kabar baiknya, terdapat penambahan
38 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.  Sedangkan untuk pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19  terdapat penambahan 1 pasien. 

 


Hingga saat ini total kasus Covid-19 di Riau sudah mencapai 127.693 kasus. Dari jumlah tersebut yang masih menjalani isolasi mandiri masih ada 287 orang. Sedangkan yang dirawat di rumah sakit tersisa 72 orang lagi.


Kemudian untuk total sembuh 123.247 orang dan total pasien Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 4.087 orang.


Dalam satu hari jumlah spesimen diperiksa berjumlah 3.000 sampel dan jumlah orang diperiksa berjumlah 2.680 orang.


Meski tren kasus Covid-19 di Riau terus mengalami penurunan, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, mengingatkan agar masyarakat tidak abai dalam menjalankan protokol kesehatan. Pesan ini disampaikan Gubri Syamsuar menyusul terus menurunnya kasus harian pasien terkonfirmasi Covid-19 di Riau


Gubri Syamsuar menegaskan, meski kasus Covid-19 di Riau, masyarakat diminta tidak cuai atau abai terhadap protokol kesehatan (Prokes). Sebab jika masyarakat abai, maka bukan tidak mungkin kasus Covid-19 di Riau kembali mengalami lonjakan.


"Tentu itu tidak kita harapkan, makanya saya sampaikan, bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Walaupun kondisinya sudah jauh menurun bila dibandingkan bulan sebelumnya. Protokol kesehatan tidak boleh kita abaikan, kita tidak boleh cuai, tetap memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” katanya. 


Dijelaskan Syamsuar, selain penerapan prokes dalam kehidupan sehari-hari, program pelaksanaan vaksinasi juga terus digesa. Selain bagi nakes, lansia, orangtua dan orang dewasa. Saat ini program vaksinasi sudah sampai ke pelajar sekolah, dari usia 12 tahun sampai 17 tahun. 


“Vaksinasi masih terus berjalan, dan sekarang dilaksanakan vaksinasi umur 12 tahun dan orang dewasa. Ini untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan tubuh, sehingga jika terkonfirmasi cepat sembuhnya. Pemprov berusaha untuk menjalankan vaksinasi sampai target 70 persen masyarakat Riau,” ungkap Gubri.

--

(tribunpekanbaruWIki.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved