Bupati Siak Minta Masyarakat Dukung Siak di Ajang API 2021, Begini Caranya

Bupati Siak Alfedri meminta masyarakat mendukung Siak The Truly Malay memenangkan brand pariwisata favorit pada ajang Anugrah Pesona Indonesia 2021

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com/aan ramdani
Istana Siak di Siak Sri Indra Pura, Kabupaten Siak, Riau terlihat dari kejauhan 


Bupati Siak Minta Masyarakat Dukung Siak di Ajang API 2021, Begini Caranya

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-- Bupati Siak Alfedri meminta masyarakat mendukung Siak The Truly Malay memenangkan brand pariwisata favorit pada ajang Anugrah Pesona Indonesia (API) 2021. Kesempatan voting sampai 30 September 2021.

“Salam sejahtera dan salam sehat buat kita semua, saya mengajak masyarakat Siak dimana pun berada agar berpartisipasi mendukung brand pariwisata Siak The Truly Malay menjadi brand pariwisata terfavorit pada ajang API 2021,” kata Alfedri, Rabu (22/9/2021).

Alfedri mengatakan, hingga saat ini brand pariwisata Siak masih berada pada peringkat 2 teratas nominasi brand pariwisata favorit event Anugrah API tahun 2021. Kesempatan untuk memenangkan brand ini masih terbuka hingga 30 September 2021.

“Mari kita kirim SMS sebanyak-banyaknya, dengan cara ketik "API 4H" kirim ke 99386. Mari kita SMS sebanyak-banyaknya agar waktu tersisa untuk voting dapat memenangkan brand pariwisata kita pada ajang yang digelar Kementrian Pariwisata tersebut,” kata dia.

Penampakan tempat tidur Sultan Syarif Kasim II dan permaisurinya, di dalam Istana Peraduan Siak Sri Indrapura setelah dilakukan pemugaran
Penampakan tempat tidur Sultan Syarif Kasim II dan permaisurinya, di dalam Istana Peraduan Siak Sri Indrapura setelah dilakukan pemugaran (tribunpekanbaru.com)

Alfedri bersama keluarganya juga ikut mengirim SMS sebanyak-banyaknya, berharap Siak The Truly Malay bisa menjadi pemenang. Jika brand pariwisata Siak ini menang pada ajang API 2021, maka akan memberi pengaruh terhadap kepariwisataan Siak.

Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni juga mengucapkan syukur atas banyaknya dukungan yang mengalir untuk brand tersebut pada masa vote berlangsung. Ia bersama keluarganya juga terus memvoting agar dukungan terus mengalir hingga 30 September 2021 mendatang.

"Alhamdulullah, dari 6 nominasi teratas, untuk sementara brand pariwisata Siak yakni Siak The Truly Malay bertengger di posisi ke-2. Kita butuh vote sebanyak-banyaknya agar bisa jadi brand pariwisata favorit tahun ini," kata Fauzi Asni.

Fauzi minta agar masyarakat Siak dukung terus dan jadikan Brand Pariwisata "Siak The Truly Malay" Kabupaten Siak ke peringkat 1.

"Jangan lupa share dan voting yang banyak dengan cara sms ketik "API 4H" kirim ke 99386," kata dia.

"Atau vote melalui instagram Ayojalanjalanindonesia dan YouTube Chanel APIaward2021 serta jangan lupa bikin tagar #apiaward2021 #pesonasiak #siakthetrulymalay #brandpariwisatapopuler #siakjuara," kata Fauzi.

Adapun 6 nominasi brand pariwisata pada ajang API 2021 ini adalah:
6 : Kemilau Pesawaran dari Kabupaten Pesawaran
5 : Heart of Minangkabau dari kabupaten Solok Selatan
4 : Rising Kubu Raya dari Kubu Raya
3 : It's OKI dari kabupaten Ogan Komering Ilir
2 : Siak The Truly Malay dari kabupaten Siak
1 : Charming Banda Aceh dari kota Banda Aceh

Baca juga: Polda Riau Salurkan 9 Ribu Dosis Vaksin Untuk 3 Perguruan Tinggi di Pekanbaru

Makam Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah atau Tengku Buang Asmara Sultan Siak Ke-2
Makam Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah atau Tengku Buang Asmara Sultan Siak Ke-2 (tribunpekanbaru.com)

Fauzi menambahkan, Pemkab Siak merupakan pemegang hak cipta atas logo dan tagline “Siak The Truly Malay”. Selama ini tagline tersebut telah menjadi representasi brand pariwisata Siak di provinsi Riau.

Tagline tersebut dipopularkan pada 11 Maret 2013. Pada 27 April 2017, resmi terdaftar di Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum dan HAM RI sejak Kamis dengan nomor pencatatan 01906.

“Tagline ini menunjukkan dan mempertegas identitas Siak di bidang Pariwisata yang berbasis Budaya Melayu,” kata dia.

Pada 2021 ini, Siak mengusulkan kepada Pemprov Riau untuk mendaftarkan brand ini pada kompetisi pariwisata nasional yakni API. Tujuannya, agar brand ini benar-benar melekat sebagai sebuah identitas bahwa pariwisata Siak berbasis budaya Melayu.

“Siak the truly Malay secara sempit memberikan pengertian bahwa Siak adalah Melayu yang sebenarnya. Hal ini dibuktikan dengan peninggalan kerajaan Melayu berupa Istana Siak,” kata Fauzi.

Brand ini juga untuk menciptakan image bahwa belum ke Riau jika belum berkunjung ke istana Siak, sebagai bukti terbesar peninggalan kerajaan Melayu Siak.

Di Kabupaten Siak memang terdapat situs-situs sejarah, kebudayaan, kerajinan Melayu, kultur dan bahasa. Hal ini menjadi dasar kebijakan pemerintah kabupaten Siak dalam melanjutkan pembangunan.

“Dengan mempopularkan brand ini menambah khazanah kepariwisataan Siak, sebab yang kita jual dalam konsep pariwisata Siak adalah sejarah, adat istiadat dan budaya,” kata dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved