Kisah Ipda Nadya Ayu Nurlia, Kapolsek Cantik dan Termuda di Inhu Riau

Kisah Ipda Nadya Ayu Nurlia, Kapolsek Cantik dan Termuda di Inhu Riau.

Editor: Aan Ramdani
tibunpekanbaruwiki.com
Ipda Nadya Ayu Nurlia 

 

Kisah Ipda Nadya Ayu Nurlia, Kapolsek Cantik dan Termuda di Inhu Riau


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-- Sosok Kapolsek termuda di Kabupaten Inhu, Ipda Nadya Ayu Nurlia kini banyak menjadi perbincangan.

Selain cantik, perempuan kelahiran Bengkulu Maret 1998 ini ternyata juga sudah memecahkan sejumlah kasus besar meski baru satu bulan menjabat sebagai Kapolsek Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.

Membahas keberhasilannya hingga saat ini, wanita yang akrab disapa Nadya mengaku hal ini tidak terlepas dari dukungan keluarganya terutama ayah kandungnya.

Nadya adalah alumni Akademi Kepolisian 2020. Ia adalah anak pasangan Zulkifli dan Nurma. Ayahnya merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas di Kodim 0407 Kota Bengkulu.

Lahir sebagai anak pertama di keluarga yang sederhana, Nadya sadar memiliki tanggungjawab yang besar untuk membawa nama keluarga.
Sebagai anak pertama ia mewarisi tekad yang kuat untuk membuat keluarganya bangga. "Saya bertekad membuat bangga orangtua saya," tegas Nadya. Oleh karena itu semenjak duduk di Sekolah Menengah Atas (SMA) Nadya sudah berpikir jauh akan jadi apa nantinya ia ke depan.

Baca juga: Akan Ditata, Kawasan Jalan Agus Salim Pekabaru Segera Ditertibkan

Baca juga: Pelalawan Raih Juara 2 Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional

Semenjak sekolah, Nadya terus mengembangkan potensi terbaiknya. Sewaktu ia duduk di bangku kelas satu SMA Negeri 5 Kota Bengkulu, Nadya bercerita ia ikut dalam kegiatan ekstrakulikuler Paskibraka di sekolahnya. Sikap konsisten dan disiplin dalam berlatih, membawanya sampai menjadi Paskibraka tingkat nasional tahun 2014 lalu.

Lulus dari sekolah, perjuangannya untuk membanggakan kedua orangtuanya belum berhenti. Saatnya ia memilih jalan hidupnya. Sebagai remaja, ia sudah melihat peluang kedinasan apa yang harus diambilnya. Nadya mengaku ada beberapa pilihan yang diambil, yakni Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) dan Akademi Kepolisian. "Saya memang tidak mendaftar ke Akmil, karena keluarga saya tidak punya uang untuk ongkos saya ke Palembang. Waktu itu tesnya harus di Palembang, sementara di sana juga tidak ada keluarga," kata Nadya.

Ikut mendaftar di Akpol, Nadya bukan tanpa persiapan. Ia banyak menghabiskan waktu belajar sendiri di rumah. Ya memang Nadya tidak mengikuti les atau bimbingan belajar (Bimbel) di tempat Bimbel berbayar. Alasannya karena orangtuanya tidak punya uang untuk membiayai Nadya ikut Bimbel.

"Saya pernah sekali ikut les psikolog gratis dari Polda, dan hanya sekali itu saja saya ikut les psikolog," kata Nadya. Selain belajar tentang pengetahuan umum, Nadya juga rajin berlatih fisik, seperti berenang dan berlari. Semua itu dilakukannya dengan pendampingan dari sang ayah. Karena dukungan dan pendampingan ayahnya, Nadya semakin bersemangat berlatih.

Perjuangannya tidak sia-sia, Nadya lulus masuk Akpol. Empat tahun menempuh pendidikan Nadya akhirnya lulus Akpol. Polda Riau menjadi tempat penugasannya pertama setelah dinyatakan lulus.

Baca juga: Olivia Anggie Johar, Dosen Cantik di Riau Yang Hobi Mendaki Gunung

Setelah itu, ia diberikan amanah untuk menjadi Kapolsek Batang Gansal, Kabupaten Inhu. Selama satu bulan menjadi Kapolsek Batang Gansal, Nadya sudah memecahkan dua kasus besar, yakni pembunuhan seorang remaja dan juga kasus narkoba. Kesuksesannnya dalam mengungkap kasus menurutnya tidak terlepas dari bimbingan para senior dan pimpinannya di Polres Inhu.

Nadya mengaku, ia menemukan banyak kejadian unik selama menjadi Kapolsek Batang Gansal. Namun ia selalu berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain itu ia juga membina hubungan baik dengan anak buahnya di Polsek Batang Gansal. Meski tinggal sendiri, Nadya mengaku suka memasak di rumah dinasnya. Kemudian ia makan bersama dengan anggota Polsek Batang Gansal. Cara ini membuatnya disenangi personil Polsek Batang Gansal.

Kabar soal statusnya sebagai wanita single, ternyata dibantah oleh wanita yang baru memasuki usia 23 tahun ini. Ia mengatakan saat ini ia sudah memiliki pacar, namun belum memutuskan kapan waktunya untuk menikah. Saat ini Nadya memilih fokus dengan apa yang ada di hadapannya saat ini, yakni tugas dan tanggungjawabnya sebagai Kapolsek Batang Gansal.

Baca juga: Profil Veni Ayu Oktaviana, Sukses Rintis Usaha Kecantikan

Baca juga: Fanji Giovani, Polisi Riau Yang Sukses Jadi Gamer

Baca juga: Kisah Bripda Habibi, Polisi Riau yang Nyambi Jualan Mie Aceh di Tembilahan Inhil

--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Bynton Simanungkalit)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved