Istana Siak Kembali Dibuka Untuk Umum

Istana Siak Kembali Dibuka Untuk Umum. Sebelumnya Istana Siak ditutup karena penyebaran kasus covid-19 di Kabupaten Siak tinggi

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com/aan ramdani
Istana Siak di Siak Sri Indra Pura, Kabupaten Siak, Riau terlihat dari kejauhan 


Istana Siak Kembali Dibuka Untuk Umum

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-- Objek wisata utama di Kabupaten Siak, yakni Istana Siak bakal kembali dibuka untuk umum. Dinas Pariwisata Siak mengumumkan pembukaan istana bernama Asserayah Alhasyimiyah tersebut dimulai pada Sabtu (18/9/2021) pukul 09.00 WIB.

“Insyaallah Sabtu 18 September istana kita buka untuk pengunjung umum kembali. Kita sudah melakukan persiapan untuk menerima kembali wisatawan yang datang ke Siak,” kata Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni.

Ia menjelaskan, dibukanya kembali Istana Siak sudah atas rekomendasi Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Siak. Satgas Covid 19 mengeluarkan surat rekomendasi nomor 100/ST.C-19.S/61 tanggal 10 September 2021, dengan menekankan kepada pihak pengelola agar menerapkan protokol kesehatan. Satu lagi yang terpenting adalah pengunjung wajib memiliki Aplikasi PeduliLindungi.

“Dibukanya kembali Istana Siak dan destinasi lain atas rekomendasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Siak, dengan menerapkan sejumlah syarat bagi pengunjung, seperti akses aplikasi peduli lindungi dan menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Wakil Gubernur Sumatra Barat didampingi Bupati Siak Alfedri mengunjungi Istana Siak, Selasa (9/2/2021). (tribunpekanbaru.com/mayonal putra)
Wakil Gubernur Sumatra Barat didampingi Bupati Siak Alfedri mengunjungi Istana Siak, Selasa (9/2/2021). (tribunpekanbaru.com/mayonal putra) (tribunpekanbaru.com)

Baca juga: Melihat Kemegahan Istana Siak

Satgas Covid 19 kabupaten Siak mengeluarkan rekomendasi untuk pembukaan objek wisata dengan mensyaratkan penerapan protokol kesehatan. Kapasitas istana hanya boleh diisi sebanyak 50 persen, untuk menghindari terjadinya kerumuman orang. Pengunjung harus memiliki aplikasi PeduliLindungi sebagai bukti bahwa mereka sudah vaksin dosis kedua.

"Syarat untuk dapat membeli tiket masuk ke istana Siak yakni menunjukkan kartu vaksin diaplikasi PeduliLindungi atau bukti swab antigen negatif. Selain itu pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan,” katanya.

Dinas Pariwisata Siak juga melengkapi fasilitas untuk standar pelaksanaan Prokes di istana Siak. Di pintu gerbang masuk, Dinas Pariwisata mendirikan tenda darurat sebagai tempat antrean pengunjung untuk masuk istana. Di pintu gerbang itu pengunjung akan diperiksa suhu tubuhnya.

“Jika suhu tubuh normal akan disuruh cuci tangan dan melanjutkan pelancongan ke dalam istana Siak. Jika suhu tubuh 37,5 derajat celcius maka disuruh balik dan disarankan untuk swab antigen,” kata dia.

Durasi waktu berkunjung ke dalam istana Siak juga dibatasi, yakni 30 menit untuk satu rombongan. Estimasi waktu ini sudah dipertimbangkan sesuai waktu normal melihat perkakas dan interior di dalam istana Siak. Termasuk waktu untuk foto-foto dan mengetahui sejarah singkat istana Siak.

Istana Siak tidak sekadar ikon wisata sejarah di Riau. Bagi Dinas Pariwisata Siak, istana Siak adalah penghasil pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 2,5 miliar per tahun. Sejak 2 tahun belakangan, pundi-pundi PAD dari istana Siak tidak dapat diharapkan. Sebab, istana Siak ditutup untuk umum pada 19 Maret 2020.

Baca juga: 4 Fakta Menarik Sultan Syarif Kasim II

“Sejak ituIstana Asseraiyah Hasyimiah ini mengalami buka tutup karena menyesuaikan dengan perkembangan penularan Covid 19. Kemudian tanggal 1 Jan - 5 Mei 2021 dibuka dan ditutup mulai tanggal 6 Mei karena Kasus Covid 19 meningkat,” kata dia.

Bupati Siak Alfedri didampingi Wakil Bupati Siak Husni Merza mengharapkan dengan dibukanya Istana Siak dan destinasi lainnya, memberikan kesempatan pada masyarakat agar dapat berwisata kembali ke Kota Siak.

“Harapan kami dibukanya Istana Siak bisa membuat ekonomi di sekitar istana Siak pulih kembali,” kata Alfedri.

Ia mengatakan, dampak dari tutupnya istana Siak selama ini sangat dirasakan oleh warga sekitar yang berjualan di sektor kepariwisataan. Dibukanya kembali istana Siak membuat para pedagang di sektor kepariwisataan ini bergairah kembali.

“Tentu dengan pembinaan kita agar menerapkan Prokes ketat dan mematuhi ketentuan Satgas Covid 19,” kata dia.

Baca juga: Sultan Abdul Jalil Muzaffar Syah atau Tengku Buang Asmara

Baca juga: Bioskop di Pekanbaru Buka Kembali

--

(tribunpekanbaruWIKI.com/mayonal putra)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1511 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved