Harimau Sumatra yang Diduga Serang Manusia di Siak Riau Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatra yang Diduga Serang Manusia di Siak Riau Berhasil Ditangkap

Editor: Aan Ramdani
dok.Balai Besar KSDA Riau
Dokter Hewan dari Balain Besar KSDA Riau saat melakukan pengecekan terhadap Harimau Sumatra yang berhasil ditangkap dengan kondisi hidup di Siak Riau,Kamis (9/9/2021) 

Harimau Sumatra yang Diduga Serang Manusia di Siak Riau Berhasil Ditangkap

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Seekor Harimau Sumatra berhasil ditangkap menggunkan box trap atau kandang perangkap yang dipasang oleh tim Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau di Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Pemasangan kandang perangkap ini dilakukan siiring adanya dugaan satwa Harimau Sumatra menyerang manusia di kawasan tersebut.

Diamana sebelumnya jasad manusia ditemukan tergeletak di areal kebun sawit, milik PT Sawit Unisraya, pada Minggu (29/8/2021). Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi tanpa kepala dan kemaluanya putus.

Plh Kepala BBKSDA Riau, Hartono saat dikonfirmasi, membenarkan tentang adanya harimau yang masuk kandang perangkap berisi umpan kambing itu.

"Harimau ditemukan masuk kandang setelah dicek pada pukul 06.00 WIB pagi tadi," kata Hartono, Kamis (9/9/2021).

Sebelumnya diungkapkan Hartono, tim pemantau sempat mendengar bunyi seperti pintu kandang perangkap tertutup, pada Rabu menjelang malam. Namun karena hari sudah mulai gelap, tim memutuskan mengecek kandang perangkap pada Kamis pagi tadi.

Baca juga: Warga Kota Dumai Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatra

Setelah tertangkapnya Harimau Sumatera ini dijelaskan Hartono, pihaknya akan melakukan observasi terhadap satwa liar dilindungi itu terlebih dahulu.

Tim akan membandingkan gambar harimau hasil tangkapan camera trap yang juga dipasang di lokasi, dengan fisik satwa buas yang tertangkap tersebut.

Setelah itu, kondisi kesehatan Harimau Sumatera juga akan dicek. Apakah bisa langsung dilepasliarkan, atau perlu perawatan dan observasi lebih lanjut.

"Nanti tim medis yang akan menentukan," tutur Hartono.

Disinggung soal hasil pemeriksaan terhadap satwa harimau sementara, Hartono mengaku belum mendapatkan laporan dan data dari tim di lokasi.

Karena tim saat ini sedang dalam perjalanan. Terlebih untuk mendapatkan sinyal ponsel terbilang sulit di daerah tersebut.

"Karena kondisinya di tengah hutan," ucapnya.

Baca juga: Harimau Sumatra Makan Kambing Milik Warga di Siak Riau

Ditanyai apakah harimau yang tertangkap ini dapat dipastikan hewan yang memangsa korban, remaja bernama Malta Alfarel Nduru, Hartono belum berani memberikan keterangan terkait itu.

"Kalau itu kami belum berani memberikan statement, nanti kita cek dulu," pungkasnya.

Untuk diketahui, tim BBKSDA Riau bersama beberapa pihak terkait, sudah beberapa hari belakangan melakukan pemantauan di lokasi penyerangan harimau terhadap warga di Desa Teluk Lanus.

Lokasi kejadian tepatnya berada di kawasan perkebunan PT Sawit Unisraya, Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, berbatasan juga dengan areal HTI PT RAPP.

Tim memasang camera trap, dan 2 buah box trap di sekitar tempat kejadian. Namun dalam perkembangannya, saat itu tim belum menemukan adanya tanda-tanda kemunculan harimau.

Box trap dipasang didekat lokasi ditemukan mayat korban dan pondok, yang sebelumnya sempat didapati ada jejak kaki Harimau Sumatra ini.

Baca juga: Heboh Harimau Sumatra Mangsa Ayam Milik Warga di Siak Riau

Harimau Sumatra yang meresahkan warga di Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak berhasil ditangkap, Kamis (9/9/2021) dengan menggunakan Kandang Jebakan. Selanjutnya akan divekuasi dan diobservasi
Harimau Sumatra yang meresahkan warga di Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak berhasil ditangkap, Kamis (9/9/2021) dengan menggunakan Kandang Jebakan. Selanjutnya akan divekuasi dan diobservasi (dok.Balai Besar KSDA Riau)
Ikuti kami di
KOMENTAR
1478 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved