Bupati Rezita Meylani Melihat Keindahan Anggrek di TNBT

Bupati Rezita Meylani Melihat Keindahan Anggrek di TNBT, di TNBT terdapat 25 jenis anggerk dan 1 diantaranya merupakan anggrek langka yang dilindungi

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com/aanramdani
Bupati Rezita Meylani saat Melihat Keindahan Anggrek di TNBT 

Bupati Rezita Meylani Melihat Keindahan Anggrek di TNBT

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-- Alam Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) menyimpan sejumlah kekayaan hewani dan hayati. Selain sebagai habitat harimau sumatera, di TNBT juga bisa ditemukan puluhan jenis anggrek langka. Pada Rabu (8/9/2021) kemarin, Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Rezita Meylani Yopi berkesempatan untuk melihat jenis tanaman anggrek langka ada di Camp Granit, TNBT, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu.

Nori, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) di Balai TNBT menerangkan langsung keragaman hayati termasuk jenis anggrek yang tumbuh di TNBT. Nori mengungkapkan pada tahun 2018 dan tahun 2019 lalu, Balai TNBT pernah menggelar survey keragaman hayati di TNBT. Hasilnya ditemukan 25 jenis anggrek yang ada di TNBT. Bahkan dua jenis anggrek yang ditemukan adalah tanaman anggrek langka dan satu merupakan endemik Kabupaten Inhu.

"Satu anggrek yang kemungkinan endemik di Kabupaten Inhu adalah anggrek monyet yang biasa disebut orang atau dalam bahasa latin disebut trhexpermum indragiriense," ujar Nori. Anggrek jenis ini menurut Nori pertama kali ditemukan pada tahun 1908. Berdasarkan sumber literasi yang dijelaskan Nori, anggrek tersebut pertama kali ditemukan di Kecamatan Sei Lala, Kabupaten Inhu.

Baca juga: Pertandingkan 8 Cabang Lomba, MTQ XXI Kabupaten Siak Bakal Digelar Desember 2021

Baca juga: Heboh Kabag Kesra Rohul Miliki Kekayaan Rp 1,8 T, Begini Penjelasan Umzakirman

Selain anggrek monyet, di TNBT juga ditemukan anggrek hitam atau Coleygen Pandulata. Anggrek hitam menurut Nori sebenarnya adalah tanaman endemik Pulau Kalimantan, namun ternyata setelah disurvey anggrek tersebut juga ditemukan di TNBT. "Anggrek hitam ini banyak ditemukan di sepanjang Sungai Gansal yang ada di kawasan TNBT," kata Nori. Salah satu lokasi yang menjadi tempat bertumbuh anggrek hitam ada di Goa Pintu Tujuh yang ada di Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu.

Anggrek hitam ini juga termasuk salah satu tanaman langka yang dilindungi. Nori mengungkapkan hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 7 tahun 1999. Selama ini, menurut Nori anggrek hitam di TNBT masih terjaga dari aktifitas perburuan. Pasalnya masyarakat tidak begitu mengenal anggrek tersebut.

Sementara itu, bagi pecinta anggrek tanaman ini bisa dihargai Rp 200 ribu sampai Rp 400 ribu untuk anggrek yang sudah berbunga. Namun bagi para pelaku yang sengaja mengambil dan memperdagangkan anggrek tersebut, maka akan dikenakan sanksi pidana sesuai dengan aturan yang berlaku.

Untuk meneliti lebih jauh soal anggrek, Balai TNBT menyediakan tempat khusus untuk puluhan jenis anggrek tersebut. Tempat tersebut ditujukan untuk koleksi ataupun penangkaran anggrek. "Jadi anggrek yang kita temukan di TNBT kita bawa untuk dibiakan, setelah ada tunas baru tanaman anggrek yang kita bawa tadi kita kembalikan lagi ke TNBT," ujar Nori.

Kata Nori, hingga tahun 2020 ini ada 14 jenis anggrek yang berhasil diidentifikasi. Identifikasi tersebut dilakukan setelah tanaman anggrek tersebut mengeluarkan bunga. Untuk sementara anggrek yang dikumpulkan itu tidak untuk dijual kepada masyarakat luas. "Tidak kita jual, tapi setelah sudah ada beberapa generasi nanti mungkin baru dikomersilkan," kata Nori.

Sementara itu, Rezita Meylani Yopi mengaku kagum dengan kekayaan alam di TNBT, terkhususnya dengan ditemukannya anggrek hitam yang tumbuh di TNBT. "Sekarang masih diteliti, dan kita berharap ke depan anggrek jenis ini bisa semakin dibudidayakan untuk promosi TNBT," katanya.

Baca juga: Perjuangan Anak Pedalaman di TNBT Riau Lintasi Hutan Sungai dan Dikejar Satwa Liar

Baca juga: Taman Sri Bijuangsa di Kabupaten Siak, Riau

---
(tribunpekanbaruWIKI.com/Bynton Simanungkalit)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved