61 Desa di Pelalawan Akan Gelar Pilkades, Puluhan Balon Kades Mulai Urus Syarat

61 Desa di Pelalawan Akan Gelar Pilkades, Puluhan Balon Kades Mulai Urus Syarat

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Pelalawan pada Bulan Oktober 2018 lalu 


61 Desa di Pelalawan Akan Gelar Pilkades, Puluhan Balon Kades Mulai Urus Syarat

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 di Kabupaten Pelalawan Riau digelar pada 17 November mendatang.

Hal itu sesuai dengan keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Adapun peserta Pilkades serentak sebanyak 61 desa dari total 104 desa yang ada di Pelalawan. Desa yang ikut Pilkades serentak ini merupakan Kepala Desa (Kades) yang telah berakhir masa jabatannya berasal dari 12 kecamatan.

DPMD telah memulai tahapan Pilkades sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaannya. Bakal Calon (Balon) Kepala Desa (Kades) harus mengikuti tahapan tersebut dan menyiapkan semua berkas persyaratan.


"Banyak Balon Kades yang mulai mengurus persyaratan administrasi. Bahkan sudah puluhan yang datang ke rumah sakit maupun instansi lain," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMD Pelalawan, Novri Wahyudi, kepada tribunpekanbaruWIKI.com, Kamis (9/09/2021).

Baca juga: Pemko Pekanbaru Segera Bayar Tunggakan Pajak Mobil Dinas Bernilai Miliaran Rupiah

Baca juga: Pemkab Pelalawan Gelontorkan 23,5 Miliar untuk Bangun Jembatan Tambak di Langgam


Novri menerangkan, informasi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci puluhan Balon Kades mengurus surat berbadan sehat melalui Medical Check Up (MCU) yang dibutuhkan. Kemudian mendatangi kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) meminta surat bebas narkoba, termasuk ke Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan mengambil surat tidak pernah dijatuhi hukuman pidana.


Selain itu, lanjut Novri ada beberapa admistrasi yang harus disiapkan para Balon Kades sebelum pendaftaran dibuka. Informasi terkait persyaratan itu telah disampaikan melalui panitia Pilkades maupun DPMD.


"Syarat-syarat harus dilengkapi sesuai petunjuk. Sebab ada perbedaan bagi masyarakat biasa, mantan Kades, PNS, atau aparat. Kita minta dicermati semuanya," tegas Novri Wahyudi.


Ia menyebutkan, proses pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kades dibuka pada tanggal 18 sampai 26 September untuk gelombang pertama. Namun jika ada perpanjangan, pihaknya akan kembali memperpanjang masa pendaftaran Balon Kades. Calon peserta Pilkades di setiap desa mendaftar kepada panitia pemilihan yang telah dibentuk sebelumnya melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD).


Pelaksanaan Pilkades di Pelalawan tidak dipengaruhi oleh penundaan yang disampaikan oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu. Sebab tahapan yang ditunda yakni pengambilan nomor urut, kampanye, serta pencoblosan sampai awal Oktober nanti. Padahal dari jadwal dan tahapan Pilkades di Pelalawan yang ditetapkan, tiga tahapan tersebut terlaksana pada pertengahan Oktober.


"Jadi semua panitia yang sudah kita bentuk diaktifkan kembali, setelah kemarin sempat vakum karena adanya penundaan," kata Sekretaris DPMD ini.

Baca juga: Lendot, Kuliner Turun Temurun Saat Ramadhan di Kuala Kampar Pelalawan

Baca juga: Mesjid Hibbah di Pelalawan Riau, Masjid Bersejarah Berusia 86 Tahun


--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved