Terpapar Virus Covid-19, 7 Paskibra Pekanbaru Batal Bertugas

Terpapar Virus Covid-19, 7 Paskibra Pekanbaru Batal Bertugas. Mereka kini harus menjalani isolasi

Editor: Aan Ramdani
covid.go.id
Ilustrasi Covid-19 

 

 

 

 

 

Terpapar Virus Covid-19, 7 Paskibra Pekanbaru Batal Bertugas

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Tujuh orang anggota pasukan pengibar bendera atau paskibra Kota Pekanbaru terpaksa batal bertugas, Selasa (17/8/2021) besok. Mereka harus menjalani isolasi setelah terkonfirmasi positif covid-19.

Para anggota paskibra itu terkonfirmasi positif usai menjalani tes PCR jelang menjalani pemusatan latihan. Mereka akhirnya menjalani isolasi terpadu di UPT Diklat Pegawai BPSDM Riau.

"Jadi ada tujuh orang terkonfirmasi positif sebelum melaksanakan pemusatan latihan secara penuh," terang Kordinator Peringatan HUT RI Pemerintah Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (16/8/2021).

Menurutnya, para anggota paskibra memang harus menjalani tes PCR sebelum pemusatan latihan penuh. Hal ini untuk memastikan para anggota paskibra dalam kondisi sehat.

Baca juga: Suka dengan Dunia Balap, Pria di Pekanbaru Riau Ini Buat Mobil Laphon 156

Baca juga: Ribuan Nakes di Riau Terima Vaksin Covid-19 Dosis Ke Tiga


Total ada 40 anggota paskibra yang bakal bertugas mengibarkan bendera merah putih dalam Peringatan HUT RI di Lapangan Kantor Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya. Namun yang bisa bertugas hanya 33 orang sebab tujuh orang lainnya mesti jalani isolasi.

"Jadi cuma 33 orang yang be

Baca juga: Penyekatan Jalan Dalam Penerapan PPKM Level 4 di Pekanbaru Dikeluhkan Warga

rtugas, tujuh orang lagi masih jalani isolasi," paparnya.

Mereka sudah terbagi dalam dua pasukan. Ada pasukan 17 dan pasukan 8 yang bertugas mengibarkan bendera dalam peringatan HUT RI tahun ini.

"Mereka yang dalam kondisi sehat tetap bertugas, sebab mereka sudah menjalani serangkaian latihan untuk ikut dalam pengibaran bendera tahun ini," ujarnya.

Dirinya juga memohon maaf kepada orangtua dan keluarga anggota paskibra. Ia menyebut tidak semua orangtua bisa ikut dalam rangkaian kegiatan mengingat penerapan protokol kesehatan.

"Kita memang tidak bisa undang semua orangtua, mungkin nanti perwakilan saja," jelasnya.

Baca juga: Rezita Meylani Yopi Raih Rekor MURI Bupati Perempuan Termuda


--
(tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang) 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved