Suka dengan Dunia Balap, Pria di Pekanbaru Riau Ini Buat Mobil Laphon 156

Suka dengan Dunia Balap, Pria di Pekanbaru Riau Ini Buat Mobil Laphom 156

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Ibnu Khaldun bersama dengan mobil Laphon 156 buatannya. 

 

 

Suka dengan Dunia Balap, Pria di Pekanbaru Riau Ini Buat Mobil Laphom 156

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Kecintaannya terhadap dunia balap memunculkan ide ingin membuat mobil balap sendiri di rumah. Ibnu Khaldun namanya, pria asal Panam Pekanbaru ini membuat desain mobil sendiri dengan nama Laphon 156.


Corak mobil balap dengan warna merah bagian depan, dan putih bagian belakang, seakan melambangkan bendera Republik Indonesia, dengan begitu gagah berdiri di bengkel Ibnu Khaldun yang berada di Jalan Saudara, Simpang Panam, Tuah Karya. 


Dikatakan Ibnu, awalnya ia mencoba membuat replika mobil balap F1. Namun ditengah perjalanan, ia kepikiran untuk membuat desain sendiri, apalagi dengan apa yang dibuat tersebut cukup memuaskan walau belum tuntas saat itu. 


"Saya dari dulu memang hobi dunia balap, seperti F1, MotoGP dan lainnya. Kemudian muncul rasa ingin punya mobil seperti itu. Karena gak mungkin, maka saya coba bangun sendiri. Awalnya saya bangun replika mobil F1 McLaren Mp4/5 jadul, tapi di tengah jalan saya sadar, bahwa saya bisa bangun mobil custom, maka timbul ide untuk menggunakan desain saya sendiri, tanpa harus jiplak atau buat replika model yang ada seperti Lamborghini, Ferrari atau yang lain, kebetulan saya memang hobi menggambar," kata Ibnu kepada Tribun, Jumat (14/8/2021). 

Baca juga: Sardi Mayanto Modifikasi Toyota Yaris Jadi Lebih Elegan


Melihat potensi dan antusias pasar yang cukup menjanjikan, Ibnu melihat hobinya itu berpeluang menjadi bisnis, maka dari itu ia kemudian menekuni projectnya, dan memberi nama Laphon 156


Hingga saat ini project tersebut sudah berjalan sekitar 60 persen. Ibnu mengerjakan garapan itu sendiri. Namun untuk pengerjaan finishing nantinya, dikatakan Ibnu ia akan berkolaborasi dengan pakar yang sudah berpengalaman, untuk menyempurnakan projectnya. 


"Sudah 60 persen. Sejauh ini saya kerjakan sendiri. Tapi nanti kalau ada yang suka dengan desain Laphon 156, baru kita libatkan yang benar benar berpengalaman dan ahli, seperti bengkel-bengkel modifikasi Pekanbaru yang sudah malang melintang di dunia modifikasi," imbuh alumni Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau angkatan 2014 ini. 


Untuk proses pengerjaan Laphon 156 dikatakan Ibnu dari awal didahulukan bodinya, dari ide ke gambar tangan, kemudian ditransfer ke ms paint, lalu dilanjutkan transfer ke coreldraw, kemudian pemotongan pola dengan cnc laser, baru kemudian disambung dan dirapikan. 


"Sedangkan kalau untuk bahan-bahan tidak sulit sama sekali, karena memang kita juga memakai komponen mobil yang sudah ada," ujarnya. 

Baca juga: Kepincut Mobil Klasik Holden WB Ute 90 dengan Suara Gahar


Ditanya soal biaya, dikatakan Ibnu memang butuh dana yang tidak sedikit untuk pembuatannya. Namun bagi yang paham dunia modifikasi mobil menurutnya tidak terlalu mahal. 


"Kalau untuk biaya juga sudah tentu cukup besar, tapi tidak terlalu mahal bagi yang paham dan mengerti dunia modifikasi khususnya mobil," ulasnya. 


Pria yang pernah kerja di bengkel mobil ini mengaku belajar otodidak untuk menggarap project tersebut dengan melihat youtube luar negeri, yang menurutnya cukup banyak yang bisa dipelajari disana. 


"Saya pernah bekerja di bengkel, tapi ilmu yang saya dapat dipelajari kebanyakan referensi dari blog-blog otomotif luar, youtube orang luar negeri. Yang semuanya lengkap, dari hal desain, estetika, sampai ke aero dinamika. Channel orang sana memang the best dan banyak yang bisa dipelajari," tuturnya.

Baca juga: Andre Berburu Onderdil Ke Luar Negri Untuk Modifikasi Honda Civic Ferio

Baca juga: Modifikasi Daihatsu Sigra Jadi Ceper dan Feminim

Baca juga: Mobil 1978 Peugeot tipe 504 dengan Rocket Bunny


--
(tribunpekanbaruwiki.com/Alexander) 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved