Virus Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Riau

Virus Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Riau, ada 6 pasien yang sudah terjangkit dan ada pula yang meninggal

Editor: Aan Ramdani
covid.go.id
Ilustrasi Covid-19 

Virus Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Virus Covid-19 Varian Delta ternyata sudah ditenukan di Provinsi Riau, sejauh ini sudah ada 6 orang yang terpapar Covid-19 Varian Delta ini.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau, Syamsuar setelah pihaknya  mendapatkan laporan dari Litbangkes Kementerian Kesehahatan yang meneliti varian Delta di Jakarta.   


Masuknya Virus Covid-19 Varian Delta di Riau, Gubri Syamsuar  meminta masyarakat agar lebih waspada. Sebab virus varian delta lebih mudah dan cepat penularanya serta lebih mematikan.


"Saya bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, tapi ini agar kita bisa lebih waspada. Karena varian Delta sudah ditemukan di Riau," kata Gubri Syamsuar, Rabu (11/8/2021).   


Enam orang yang terinfeksi varian Delta tersebut, lanjut Gubri, berasal dari Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak dan Bengkalis. Bahkan dua diantaranya sudah meninggal dunia. Namun ada juga yang sudah sembuh. 

Baca juga: Update Harga Kelapa Sawit di Riau Priode 11-17 Agustus 2021


"Kenapa baru saya sampaikan sekarang, karena hasilnya baru kita ketahui setelah pemeriksaan di laboratorium Jakarta. Di Riau tidak bisa meneliti varian baru tersebut," ujarnya.


Selain meminta masyarakat untuk waspada dan selalu patuh terhadap protokol kesehatan, pihaknya saat ini juga sedang mengupayakan untuk membeli alat yang bisa meneliti varian baru tersebut. Pasalnya, alat tersebut juga tidak ada di Indonesia.  


"Alatnya harus dipesan dulu, tidak ada di Indonesia. Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera tiba di Riau,"katanya.


Sejauh ini Pemprov Riau sudah mengalokasikan anggaran untuk pembelian alat untuk menguji virus varian delta. Alat tersebut dikenal dengan nama Whole Genome Sequencing (WGS). 


Total anggaran penanganan Covid-19 di Riau saat ini smencapai Rp210 miliar lebih, karena sebelumnya terdapat Rp139 miliar dari refocusing dan realokasi Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 8 persen dari totap DAU Rp1,4 triliun. 


"Kita sudah menambah anggaran Rp71 miliar lebih untuk penanganan Covid-19. Itu kita ambil dari rasionalisasi perjalanan dinas di OPD, maka dapatlah anggaran Rp71 miliar tersebut," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Indra SE. 


Indra menegaskan, penambahan anggaran ini nantinya akan digunakan untuk penanganan Covid-19 di Riau. Termasuk salah satunya untuk mendirikan rumah sakit darurat Covid-19 dan pembelian alat untuk menguji virus varian delta 

Baca juga: Realisasi Vaksinasi di Kampar Masih Rendah


"Tambahan anggaran Rp71 miliar itu digunakan antara lain untuk tempat isolasi pasien Covid-19, pembelian alat  Whole Genome Sequencing (WGS), rumah oksigen, rumah sakit darurat dan lainnya. Pokoknya kita sudah siapkan anggaran untuk membantu penanganan Covid-19," katanya.

--

(tribunpekanbaruWIKI.com/Syaiful Misgiono)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved