Riau Adakan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan 9 Agustus - 9 November 2021

Riau Adakan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan 9 Agustus - 9 November 2021

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com
Jarak duduk masyarakat atau wajib pajak di Samsat Simpang Tiga Kota Pekanbaru diatur guna penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi covid-19, Senin (5/9/2020).(tribunpekanbaruwiki/aanramdani) 

Riau Adakan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan 9 Agustus - 9 November 2021


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM – Pemerintah Provinsi Riau melalui Bapdan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau melakukan pemutihan denda pajak kendaraan bermotor terhitung 9 Agustus hingga 9 November 2021.

Penghapusan denda pajak kendaraan bermotor ini bersempena denga. pelaksanaan Hari Ulang Tahun Riau ke-64.

Penghapusan denda pajak kendaraan bermotor ini dituangkan dalam Peraturan Gubernur Riau Nomor No. 30 Tahun 2021 Tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2021.


Penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor ini diberikan kepada seluruh masyarakat Riau yang memiliki tunggakan dan melakukan pembayaran sampai dengan tanggal berakhirnya pelaksanaan program penghapusan, yaitu 9 November 2021.

Baca juga: Virus Covid-19 Varian Delta Sudah Menyebar di Riau


Wajib pajak atau masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor ini, karena masyarakat hanya cukup membayar pokok pajak saja.


“Program penghapusan (denda pajak) ini tidak lama, jadi silahkan dimanfaatkan. Karena program ini juga belum tentu hadir lagi di tahun depan,” ujar Gubernur Riau, Syamsuar di sela-sela peresmian Samsat Drive Thru, Senin (9/8/2021).


Adapun besaran penghapusan denda yang diberikan kali ini adalah sebesar 100%. Artinya masyarakat yang memiliki tunggakan pajak kendaraan bermotor cukup membayarkan pajak pokoknya saja.


Kepala Bapenda Riau, H Herman SE MT mengatakan jika pemutihan ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pemilik kendaraan roda dua, roda tiga hingga roda empat perorangan, instansi pemerintah hingga perusahaan.


“Pak Gubernur memang sangat fokus terhadap dampak dari pandemi Covid-19 ini. Oleh karena itu Pak Gubernur berharap dengan adanya program penghapusan denda pajak ini, bisa meringankan beban yang ada di masyarakat,” ujar Kepala Bapenda Riau.


Adapun persyaratan untuk bisa menerima insentif penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan ini, sama dengan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada umumnya.

Masyarakat cukup datang ke kantor Samsat dengan membawa berkas kendaraan (STNK/BPKB) dan juga e-KTP pemilik kendaraan (sesuai dengan identirtas di STNK/BPKB).


Sementara itu untuk pembayaran SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan), pihak Jasa raharja juga menghapuskan denda yang muncul hingga tahun lalu. Artinya, denda yang muncul di tahun berjalan tetap dibayarkan.

Baca juga: Realisasi Vaksinasi di Kampar Masih Rendah

Baca juga: Cara Hilamhkan Kerutan di Wajah dengan Threadlift Full Face

--
(tribunpekanbaruwiki.com/doddy vladimir)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved