Kisah Ojol Sepi Orderan Selama PPKM Level 4 di Pekanbaru

Selama penerapan PPKM Level 4 di Pekanbaru sangat dirasakan oleh Driver Ojol yang sepi orderan

Editor: Aan Ramdani
Tribunpekanbaruwiki.com
[Basket CMS:192830] Seorang driver ojol melintas dekat fly over SKA, Kota Pekanbaru. Para driver ojol sepi orderan selama PPKM level 4 di Kota Pekanbaru. (tribunpekanbaruwiki.com/Fernando Sikumbang) 

"Sangat besar sekali, sebaiknya jangan PPKM lagi, sepi kali orderan kami," terangnya.

Orderan antar penumpang juga cendrung menurun karena aktivitas di pusat perbelanjaan juga dibatasi. Padahal Faizul biasanya mangkal di sekitar Living World.

"Turun sekali orderan selama PPKM ini, orderan dari restoran yang tetap buka di mal juga sepi," ulasnya.

Faizul sangat berharap tidak ada lagi pembatasan seperti PPKM level 4. Ia menilai kondisi ini membuat para driver ojol banyak gigit jari di jalan.

Baca juga: Langgar Aturan PPKM Level 4, Sebelas Tempat Usaha di Pekanbaru Didenda

Padahal kebutuhan harian harus dipenuhi setiap hari. Ia menyebut bahwa selama PPKM level 4 dirinya harus berjuang selama delapan jam untuk memperoleh 12 poin.

Sedangkan pada hari normal dirinya bisa mendapat 12 poin dalam lima jam. "Kalau hari biasaiam jam dah dapat 12 poin, kalau sekarang bisa delapan jam bahkan lebih," ujarnya.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru Angga Wahyu Prihantoro tidak menampik sejumlah ruas jalan terpaksa mengalami penyekatan selama PPKM level 4. Adanya penyekatan untuk membatasi mobilitas masyarakat yang tidak ada kepentingan bepergian ke luar rumah.

Angga mengaku para driver ojol bisa melintas di titik penyekatan yang ada. Mereka bisa menunjukkan bukti orderan kepada petugas di lapangan agar bisa melintasi titik penyekatan.

"Saat di penyekatan driver ojol bisa melintas untuk ambil order makanan atau antar makanan, asal memperlihatkan bukti orderan agar bisa melintas penyekatan," paparnya.

Baca juga: Ikuti Wisuda Virtual, Inka Wahyuni Mahasiswi Universitas Riau Lari Ke Tepi Laut Cari Sinyal

Mereka yang membawa penumpang juga bisa melintas di titik penyekatan. Namun dengan catatan penumpang merupakan orang bekerja di bidang esensial dan kritikal dalam PPKM level.

"Kalau bukan dari dua bidang itu kita sarankan untuk melintas di ruas jalan lain," jelasnya.

Para driver bisa menjelaskan hal ini kepada petugas di titik penyekatan. Apalagi pihaknya sudah berkomunikasi dengan paguyuban driver ojol di Kota Pekanbaru.

"Jadi untuk beberapa bidang kita persilahkan melintas, tapi tetap berkomunikasi dengan petugas di lapangan," jelasnya.

Baca juga: Mahasiswa UNRI Ajak Masyarakat Desa Saik Ikut Vaksin Covid-19

Baca juga: Asrama Haji Riau Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Baca juga: Dhapu Uty, Usaha Kue Spesialis Fudgy Brownies di Pekanbaru


--

(tribunpekanbaruWIKI.com/Fernando Sikumbang) 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved