Ikuti Wisuda Virtual, Inka Wahyuni Mahasiswi Universitas Riau Lari Ke Tepi Laut Cari Sinyal

Artikel ini merupakan kisah mahasiswi Universitas Riau, Inka Wahyuni harus mencari sinyal internet ke tepi laut untuk mengikuti wisuda virtual

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Inka Wahyuni saat melakukan wisuda secara online di tepi laut Desa Anak Setatah, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. 

Ikuti Wisuda Virtual, Inka Wahyuni Mahasiswi Universitas Riau Lari Ke Tepi Laut Cari Sinyal

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Raut wajah Inka Wahyuni terlihat bahagia pada Rabu, 28 Juli 2021 lalu karena sudah berhasil menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Riau yang ditandai dengan Wisuda Virtual, mengingat kini masih pandemi Covid-19.

Di hari bahagianya ini Inka Wahyuni harus sedikit ekstra saat mengikuti Wisuda Virtual yang diadakan oleh kampusnya.

Inka Wahyuni mengikuti wisuda virtual dari kampung halamanya di Desa Anak Setatah, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Karena berada di kawasan terpencil, Inka Wahyuni harus mencari lokasi yang pas untuk mendapatkan sinya internet supaya bisa bergabung dengan wisuda virtual tersebut.


Alhasil Inka Wahyuni dan keluarganya harus berjuang menemukan jaringan internet yang sulit didapat di daerahnya tempat tinggalnya ini.

Inka pun terpaksa berlarian hingga ke tepi laut untuk bisa mendapatkan sinyal internet.

Baca juga: FOTO : Penyekatan Jalan Saat PPKM Level 4 di Pekanbaru


Inka Wahyuni pun tak pernah membayangkan momen kebahagiaan akhir pendidikannya harus dilakukan secara online. Padahal, proses perkuliahannya selama ini dilalui bersama teman-teman mulai dari penyusunan skripsi hingga sidang.

Bahkan, pada malam hari seblum wisuda virtual dilakukan ia harus mengambil jas dan toga ke seberang laut.

"Tidak mudah untuk mencapai titik ini bagi saya dan wisudawan lainnya, sebagai lulusan dimasa pandemi Covid-19. Awalnya terasa sedih karena tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, namun setelah menjalani wisuda online rupanya seperti ini, penuh perjuangan juga sama seperti offline. Ketika sebelum wisuda saya harus mengambil jas dan toga ke seberang laut pada malam hari menggunakan Kempang. Perjuangan itu tidak bisa ku lupakan," kata Inka Wahyuni kepada tribunpekanbaruWIKI.com.


Inka Wahyuni merupakan wisudawan S1 Jurusan ilmu kelautan Fakultas perikanan dan kelautan, Universitas Riau.


"Pada pagi harinya saya harus dandan sebagaimana wisuda pada umumnya. Namun yang bikin lucu, dandanan belum selesai tapi wisuda hampir mau mulai, mau tak mau aku harus membuka Laptop sambil berias," ujarnya.


Tidak sampai di situ setelah selesai bersiap, dengan menggunakan sepeda motor dirinya dan keluarganya harus berkeliling untuk mencari sinyal untuk bisa mengikuti proses wisuda.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Siak Melonjak, Pemkab Terapkan PPKM Level 3


"Terpaksa aku membawa laptop dalam kondisi terbuka dan aku yang diboncengi sepeda motor oleh Mak saudara di belakang sambil membuka aplikasi Zoom dan menuju ke arah laut tepatnya di Pos Polair Desa Permai tempat aku melaksanakan wisuda, sedangkan orang tua ku dan keluarga sudah stay di tempat," cerita Inka Wahyuni


Apa yang dilakukan Inka itu adalah demi mengikuti wisuda online, dan hanya di lokasi itu sinyal dan jaringan internetnya cukup bagus. 


Walaupun demikian dirinya mengaku hal seperti itu memiliki kenangan melekat yang akan terus diingatnya.


"Konyol sih ni perjuangannya. Namun tercantum beberapa momen indah yang aku dapatkan seperti kehadiran keluarga, kehadiran teman dari KKN UIR dan adik tingkat dari UR. Momen ini membuat hati bahagia tanpa rasa sedih lagi dan sudah hampir sama persis dengan wisuda pada umumnya. Namun pada hari itu memang totalitas tanpa batas, jurusan ilmu kelautan wisuda di laut kan keren. Pelaksanaan wisuda ini akan menjadi kenangan bersejarah dalam hidup," kata Inka.


Meski demikian, Inka tetap bersyukur dapat melalui proses pendidikan yang dinilai sudah melebihi target yang ditentukan yakni selama 4,2 tahun. Setidaknya, kelulusan ini menjadi tanda bukti rasa tanggung jawab kepada orangtua.


Apalagi kedua orang tua Inka sendiri dapat menemani menyaksikan prosesi wisuda meski harus di depan laptop

Bahkan kedua orangtuanya juga yang memindahkan tali toga dari kiri ke kanan sebagai tanda resmi tanda lulus dari universitas tersebut.


Selanjutnya anak pertama pasangan Kadarsiono dan Farida ini juga berniat  akan kembali melanjutkan jenjang studi selanjutnya.


"Satu langkah sudah ku lalui tinggal langkah selanjutnya yakni ke jenjang yang lebih baik. Semoga terkabulkan untuk menambahkan gelar di belakang gelar," ungkapnya.


Meskipun harus pergi ke laut pada pagi hari diterpa angin yang kencang, orang tua Inka, Kadarsiono tetap ingin melihat anaknya diwisuda secara online. Kedua orangtuanya pun bangga dengan pencapaiannya lulus kuliah dari universitas ternama di Riau itu.


"Senang saja rasanya, anak sudah wisuda, walaupun hanya online. Meskipun tidak di kampus, namun semua keluarga bisa ikut hadir," pungkasnya.

Baca juga: Mahasiswa UNRI Ajak Masyarakat Desa Saik Ikut Vaksin Covid-19

Baca juga: Langgar Aturan PPKM Level 4, Sebelas Tempat Usaha di Pekanbaru Didenda

Baca juga: Beruang Madu di Indragiri Hilir Berhasil Diselamatkan dari Jerat, Kini Dirawat BBKSDA Riau

-

(tribunpekanbaruWIKI.com/Teddy Tarigan)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved