Mahasiswa UNRI Ajak Masyarakat Desa Saik Ikut Vaksin Covid-19

Mahasiswa UNRI Ajak Masyarakat Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik, Ikut Vaksin Covid-19

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
mahasiswa Universitas Riau yang melakukan pengabdian di Desa Saik, Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi sosialisasikan vaksin aman dan halal kepada masyarakat dengan pola persuasif. 

Mahasiswa UNRI Ajak Masyarakat Desa Saik Ikut Vaksin Covid-19

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM -- Walau pemerintah terus gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19, namun tidak bisa dipungkiri sebagian masyarakat masih ada yang enggan untuk divaksin, walau tidak memiliki penyakit bawaan.


Menyikapi hal ini, Mahasiswa Universitas Riau yang melakukan pengabdian di Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, mencoba membantu mensukseskan vaksinasi dengan membantu mensosialisasikan vaksin aman kepada masyarakat, dengan melakukan penempelan poster sosialisasi vaksin aman dan halal di lingkungan masyarakat. 


Penanggung jawab kegiatan sosialiasi vaksinasi Kukerta Saik 2021, Nadya Dwi Amanda mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari usaha untuk meyakinkan masyarakat umum agar ikut dalam kegiatan vaksinasi guna menyelesaikan efek domino pandemi Covid-19. 


"Untuk menarik perhatian seluruh lapisan masyarakat, kami mendesain poster ajakan vaksinasi dengan bahasa daerah. Kami berusaha poster yang ditempel ini benar-benar dibaca seluruh masyarakat, selain tempat penempelan yang mesti strategis seperti warung dan fasilitas umum, kalimat ajakan di poster juga perlu menggunakan bahasa daerah tempatan," kata Nadya kepada Tribun, Sabtu (31/7/2021).


Dikatakan Nadya, kalimat yang digunakan merupakan kalimat yang akrab dan menarik ditelinga masyarakat Saik, salah satu posternya contohnya dengan bahasa berikut, corona kan kinyak lai, mua awak Vaksin, yang artinya virus corona akan kesini, mari kita vaksin. 

Baca juga: Tiga Helikopter Diturunkan Untuk Padamkan Karhutla dari Udara


"Poster ini juga dilengkapi dengan informasi berupa edukasi pentingnya vaksinasi. Diharapkan dengan cara persuasif yang kreatif seperti ini, masyarakat Saik sudah memahami pentingnya vaksinasi dan bersedia jika telah tiba gilirannya," ulasnya.


Sementara itu, Refaldo Asta selaku Ketua Kelompok Kukerta Saik 2021 mengatakan, ajakan-ajakan seperti ini masih sangat diperlukan masyarakat Saik. 


"Selama masa pengabdian kami disini, dipandang perlu untuk lebih memasifkan edukasi vaksinasi covid-19," imbuhnya.


Selama bergulirnya vaksinasi sejak awal tahun hingga saat ini, masih diperlukan adanya peran ekstra kalangan mahasiswa untuk mengajak masyarakat bersedia ikut program vaksin.


"Mengingat data terakhir yang kami dapat dari pemerintah desa, masyarakat yang tervaksinasi di desa Saik belum mencapai angka 10 persen, kami akan terus gencarkan sosialisasi vaksinasi dengan berbagai cara," tuturnya.

 

Baca juga: Langgar Aturan PPKM Level 4, Sebelas Tempat Usaha di Pekanbaru Didenda

Baca juga: Dhapu Uty, Usaha Kue Spesialis Fudgy Brownies di Pekanbaru

 

--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Alexander)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved