Penerapan PPKM Level 4 , Tingkat Hunian Hotel di Pekanbaru Turun 30 Persen

PPKM Level IV di Kota Pekanbaru berdampan pada bisnis perhotelan, tingkat hunian turun 30 persen

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Tingkat hunian hotel di Kota Pekanbaru menurun hingga 30 persen saat penerapan PPKM Level 4 dalam penanganan covid-19 

Penerapan PPKM Level 4 , Tingkat Hunian Hotel di Pekanbaru Turun 30 Persen

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Selama berlangsungnya PPKM Level IV di Kota Pekanbaru bisnis perhotelan sangat berdampak , ditandai dengan terus menurunnya jumlah kunjungan atau hunian di hotel.


Menurut Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Riau Lusiyanti, SE, pemberlakuan PPKM Level 4 di Pekanbaru menjadi pukulan  bagi usaha perhotelan. "Karena occupancy seluruh hotel terus menurun mencapai 30 persen, kemudian seluruh even juga tidak di bolehkan," ujar Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Riau Lusiyanti, SE kepada tribunpekanbaruWIKI.com, Kamis (29/7).


"Dampak yang kita alami cukup berat, karena ada hotel yang tutup dan terjadi PHK serta ada hotel yang beralih ke kos - kosan," ucap Lusi. 


Walaupun begitu tambah Lusi, semoga seluruh hotel mampu bertahan menghadapi badai ini. "Untuk bertahan kita harus mencari inovasi - inovasi misalnya menjual makanan pakai online, membuat paket - paket catering dan menjadikan tempat isolasi mandiri yang tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Covid 19 dan harus ada izin dari Satgas Covid 19 serta Dinas terkait," ungkapnya.


Untuk itu kata Lusi lagi yang juga merupakan General Manager Grand Elite Hotel Pekanbaru, hotelnya sudah terjadi pengurangan karyawan hampir 50 persen. "Langkah ini harus kita ambil, kalau tidak bagaimana kita bisa bertahan 100 persen," ujarnya. 

Baca juga: Asrama Haji Riau Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19


Hal yang sama juga disampaikan oleh General Manager Grand Jatra Hotel Pekanbaru Bregas Yekti. "Selama berlangsungnya PPKM Level 4 jumlah occupancy di hotelnya terus menurun," ujar General Manager Grand Jatra Hotel Pekanbaru Bregas Yekti.


Dalam beberapa hari PPKM Level 4 ini jumlah occupancy hanya 20 persen saja dari jumlah kamar sebanyak 200 kamar dan menurun sekitar 30 persen.  


Kemudian untuk even tambah Bregas, tidak boleh di gelar. "Hal ini juga membuat kita semakin terpuruk, karena dari even itu juga masukan kita," ucap Bregas. 


Terkait hal itu Lusi dan Bregas berharap agar PPKM bisa direview ulang karena perhotelan Pekanbaru sangat berdampak sekali dan banyak karyawan yang bergantung nafkahnya dari sini. " Bila karyawan 80 ditambah satu istri dan dua anak, berarti 80 x 4 berarti ada 320 orang bergantung nafkahnya dari sektor ini," ujar Bregas.


Untuk itu sangat diharapkan sekali insentif dari Pemerintah agar perhotelan bisa bertahan. "Dari informasi yang saya dapat akhir Juli ini ada dana hibah yang akan dikucurkan untuk perhotelan dari Kementerian Pariwisata. Kalau ini benar diberikan cukup membantu sekali," ujar Lusi.


Kemudian Lusi juga berharap kepada pemerintah daerah agar memberikan keringanan terkait pajak dan pengurangan atau penangguhan pembayaran listrik. "Sebab untuk pajak dan biaya listrik ini cukup besar dikeluarkan hotel," ucap Lusi.

Baca juga: Daftar 31 Titik Jalan yang Disekat Saat PPKM Level 4 di Pekanbaru

Baca juga: Warga Rohul Serahkan Siamang yang Dipungut di Lokasi Karhutla 6 Tahun Lalu ke BBKSDA Riau

--
(TribunpekanbaruWIKI.com/Rino Syahril)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved