Asrama Haji Riau Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Pemerintah Riau saat ini sedang mempersiapkan Asrama Haji Riau di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Suasana pasien covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan sedang menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji Riau yang terletak di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru 


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Pemerintah Provinsi Riau saat ini sedang mempersiapkan Asrama Haji Riau yang terletak di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Pantauan tribunpekanbaruWIKI.com, sejumlah pekerja tampak sibuk memasang instlasi pipa oksigen , Kamis (29/7/2021).


Rumah sakit darurat Covid-19 ini memanfaatkan lantai 1 gedung asrama haji Riau . Sebelumnya Asrama Haji Riau ini memang sudah menjadi tempat isolasi mandiri bagi pasien covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan.

Kamar-kamar yang ada di lantai 1 asrama haji Riau ini akan direkayasa sedemikian rupaya. Sehingga pasien yang dirawat di ruangan yang ada diasrama haji ini serasa berada di rumah sakit sungguhan. 


Di ruang rawat Rumah Sakit Darurat Covid-19 ini nanti akan dilengkapi dengan tempat tidur atau bed seperti yang ada di rumah sakit. Kemudian di ruangan tersebut juga disiapkan instalasi oksigen dan infus serta obat-obatan.


Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan sejauh ini operasional rumah sakit darurat Covid-19 masih digesa.

Baca juga: Daftar 31 Titik Jalan yang Disekat Saat PPKM Level 4 di Pekanbaru


“Hari ini sudah mulai memasang pipanisasi oksigen. Sejauh ini, untuk oksigen di Riau tak ada masalah. Kita juga sudah memberikan bantuan oksigen ke Sumbar. Kami juga mengagendakan untuk peninjauan lokasi hari ini,” kata Gubernur Riau, Syamsuar Kamis (29/7/2021)


Syamsuar menambahkan, sejauh ini proses pengerjaan dan persiapan agar asrama haji Riau segera difungsikan sebagai rumah sakit darurat tengah dikebut. Sayang, Syamsuar tidak bisa memastikan kapan rumah sakit ini akan dioperasionalkan.


Dia menambahkan, kehadiran rumah sakit darurat covid-19 di Riau hasil kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dari industri farmasi dan industri penyedia oksigen di Riau. Rumah sakit ini akan dipakai untuk penanganan terhadap pasien covid-19 dengan gejala sedang dan ringan.


“Harapan kami rumah sakit ini segera beroperasi. RS ini hanya untuk merawat pasien bergejala sedang dan ringan. Sedangkan pasien covid-19 dengan gejala berat akan tetap mendapatkan perawatan di rumah sakit,” katanya.

 

Siapkan Anggaran Rp.71 Miliar


Guna mendukung persiapan pendirian rumah sakit darurat Covid-19, Pemprov Riau juga sudah menyiapkan anggaran untuk membangun rumah sakit darurat tersebut. Anggaran untuk pembangunan rumah sakit darurat dengan kapasitas 50 sampai 100 tempat tidur ini diambil dari hasil efiensi dan pemangkasan biaya perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau. 


Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Indra SE mengatakan, setelah dilakukan pemangkasan biaya perjalanan dinas di masing-masing OPD tersebut pihaknya berhasil mengumpulkan anggaran sebesar Rp71 miliar.

 

Baca juga: Cegah Penuaan dan Cerahkan Kulit dengan Skin Boester Anti Aging

"Jadi anggaran perjalanan dinas baik dalam negeri dan luar negeri kita potong, dan kita pindahkan untuk anggaran penanganan Covid-19 di Riau," katanya.


Anggaran ini selanjutnya dimasukkan kedalam pos anggaran penanganan Covid-19. Sehingg total anggaran penanganan Covid-19 di Riau saat ini smencapai Rp210 miliar lebih, karena sebelumnya terdapat Rp139 miliar dari refocusing dan realokasi Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 8 persen dari totap DAU Rp1,4 triliun. 


"Kita sudah menambah anggaran Rp71 miliar lebih untuk penanganan Covid-19. Itu kita ambil dari rasionalisasi perjalanan dinas di OPD, maka dapatlah anggaran Rp71 miliar tersebut," kata Indra.


Indra menegaskan, penambahan anggaran ini nantinya akan digunakan untuk penanganan Covid-19 di Riau. Termasuk salah satunya untuk mendirikan rumah sakit darurat Covid-19. 


"Tambahan anggaran Rp71 miliar itu digunakan antara lain untuk tempat isolasi pasien Covid-19, pembelian alat  Whole Genome Sequencing (WGS), rumah oksigen, rumah sakit darurat dan lainnya. Pokoknya kita sudah siapkan anggaran untuk membantu penanganan Covid-19," katanya. 

Ikuti kami di
KOMENTAR
1401 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved