Rumah Jamur Nando, Wisata Edukasi Jamur di Pekanbaru

Rumah Jamur Nando, Wisata Edukasi Jamur di Pekanbaru. Rumah Jamur Nando berlokasi di Kecamatan Tenayan Raya

Editor: Aan Ramdani
Tribunpekanbaru.com
Bayu Fernando pemilik Rumah Jamur Nando yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru saat memperlihatkan jamur hasil budidayanya. 

Rumah Jamur Nando, Wisata Edukasi Jamur di Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-- Rumah Jamur Nando yang terletak Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Rumah Jamur Nando merupakan salah satu tempat wisata edukasi, terutama edukasi seputar budidaya jamur di Pekanbaru.


Lantas seperti apakah cerita awal mula Rumah Jamur Nando ini berdiri dan siapakah dibalik wisata edukasi jamur ini.


Pemilik Rumah Jamur Nando ini usianya masih muda namun sudah menjadi panutan dalam membuka usaha baru, yakni Bayu Fernando.

Ia seorang pemuda yang masih berusia 26 tahun Mahasiswa lulusan Pendidikan Biologi Universitas Riau.

Bayu Fernando mendirikan rumah jamur ini sejak beberapa tahun belakangan, ini dimulai dari hobinya dan sesuai juga dengan jurusan kuliahnya sebagai mahasiswa pendidikan biologi.

Baca juga: Sulis, Petani di Pekanbaru yang Sukses Kembangkan Kebun Lengkeng


"Awalnya iseng-iseng saja, ternyata menjanjikan juga bisnisnya dan memang sesuai juga dengan basic kuliah saya di Biologi,"ujar Bayu Fernando kepada tribunpekanbaruWIKI.com


Bayu Fernando bercerita, awal dirinya masuk kuliah dulu sebenarnya tidak mau menjadi mahasiswa pendidikan biologi, namun mau masuk ke mahasiswa kedokteran.


"Tapi saya berpikir ada hikmahnya masuk ke Biologi, Kalau saya di jurusan lain mungkin saya tidak kepikiran membuat usaha ini,"ujar Bayu Fernando yang saat ini sedang menyelesaikan program S2 nya itu.


Karena di jurusan Pendidikan Biologi, Bayu Fernando jadi mengetahui bagaimana cara membudidayakan jamur dan pengembangan wisata edukasinya.


"Saya masuk biologi ini menjadi jalan timbulnya ide saya membuka rumah jamur. Hobi yang diproduktif kan,"ujarnya.


Menurut Fernando awalnya ia membuka usaha rumah jamur memanfaatkan lahan sebelah rumahnya yang tidak tergarap dengan membuat kreativitas sedemikian rupa.


"Akhirnya bisa menjadi sebuah peluang usaha, dan Alhamdulillah sudah dikenal sebagai wisata edukasi jamur,"kata Fernando.

Baca juga: Ruslan Efendi Budidaya Madu Lebah Klanceng di Pekanbaru Riau


Di rumah jamur Nando ini sendiri pengunjung yang biasanya banyak didominasi anak sekolah dan pemerintahan itu, wisatawan bisa melihat dan belajar langsung proses bagaimana pembuatan jamur.


"Bisa mencicipi langsung hasil olahan jamur mulai dari jamur crispy, nuget jamur bakso jamur dan es krim jamur dan lainnya,"ujar Fernando.


Selain tempatnya yang rindang, di lokasi ini tersedia gazebo ada tempat duduk dan tempat bermain anak yang paling tepat bagi wisata keluarga.


Di sana juga  tersedia ruangan atau rumah pembesaran jamur pengunjung bisa melihat langsung bahkan memetik langsung jamur dari media tanam.


"Jadi pengunjung bisa memetik jamur langsung dari media tanam,"ujarnya.


Saat ini Bayu Fernando bisa produksi 30 kilo seharinya, menurutnya permintaan jamur di Pekanbaru sangat tinggi. Sehingga kata Fernando, Bisnis jamur sangat menjanjikan di Pekanbaru karena permintaan sangat tinggi.

Baca juga: Kisah Herman, Petani Holtikultura Sukses Asal Siak Riau

Ikuti kami di
KOMENTAR
1389 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved