Foto: Hari Pertama Pelaksanaan PPKM Level 4 di Pekanbaru

PPKM Level 4 di Pekanbaru mulai dilakukan Senin (26/7/2021). Sejumlah pos penyekatan kembali diaktifkan

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com/doddy vladimir
Petugas memberhentikan pengendara yang memasuki Pekanbaru dengan pengecekan kartu vaksin atau surat swab antigen di Pos Penyekatan Jalan HR Soebrantas, Senin (26/7/2021). Pos Penyekatan dilakukan dalam pelaksanaan PPKM Level 4 di Pekanbaru.
tribunpekanbaru.com/doddy vladimir
Pengendara sepeda motor memperlihatkan berkas atau syarat untuk memasuki Kota Pekanbaru kepada petugas penyekatan yang sedang melakukan tugas PPKM Level 4 sejak Senin (26/7/2021). Syarat memasuki Pekanbaru minimal sertifikat vaksin tahap satu dan hasil negatif swab antigen.
(tribunpekanbaru.com / Doddy Vladimir)
Warga berjalan didepan deretan toko yang tutup dikawasan Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru, Senin (26/7/2021). Sejumlah pusat perbelanjaan dan toko di Pekanbaru mulai tutup saat hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Pekanbaru.
tribunpekanbaru.com/doddy vladimir
Selain di pintu masuk ke Kota Pekanbaru, sejumlah titik di tengah kota Pekanbaru juga dilakukan penyekatan, diantaranya di Jalan Jendral Sudirman, Senin (26/7/2021).
tribunpekanbaru.com/doddy vladimir
Pos Penyekatan disejumlah pintu masuk Pekanbaru diaktifkan kembali dalam penerapan PPKM Level 4 sejak, Senin (26/7/2021). PPKM Level 4 ini akan berlangsung hingga 8 Agustus 2021.

Foto: Hari Pertama Pelaksanaan PPKM Level 4 di Pekanbaru


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Terhitung Senin (26/7/2021) Pemerintah Kota Pekanbaru memberlakukan PPKM Level 4 dalam penanganan covid-19 di Pekanbaru.

Dalam pelaksanaanya, pos penyekatan yang berada di pintu masuk Kota Pekanbaru kembali diaktifkan.

Pengendara yang bisa masuk yakni yang memiliki syarat seperti sertifikat sudah vaksin minimal dosis pertama, surat negatif covid-19 berupa hasil swab

"Bagi masyarakat yang melintas tetap harus menunjukan kartu bukti telah divaksin, dan mereka yang bekerja atau membawa kebutuhan esensial dan kritikal yang boleh lewat," jelas Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya .

Dari pantauan tribunpekanbaruWIKI.com, cukup banyak masyarakat atau pengendara yang harus putar balik karena tidak memiliki syarat untuk memasuki Kota Pekanbaru yang sedang menerapkan PPKM Level 4 sesuai arahan pemerintah pusat.


Selama PPKM Level 4 ini ada lima pintu masuk Kota Pekanbaru yang disekat. Adanya penyekatan di perbatasan ini untuk meminimalisir mobilitas masyarakat hingga 8 Agustus 2021 mendatang.

Data dari Polresta Pekanbaru, kelima titik penyekatan tersebut yakni,

1. Simpang Bingung, Jalan Yos Sudarso, Rumbai (Lintas Pekanbaru-Dumai).

2. Pos PPKM di  Jalan KH. Nasution (Lintas Pekanbaru-Kuansing).

3. Simpang Jalan HR Soebrantras-Jalan Garuda Sakti (Jalan Lintas Pekanbaru-Bangkinang).

Jalan Lintas Timur Km 22 (Jalan Lintas Pekanbaru-Pelalawan).

5. Pos PPKM di Km 4 Jalan Garuda Sakti (Jalan Lintas Pekanbaru-Tapung).

Selain melakukan penyekatan di 5 titik pintu masuk Kota Pekanbaru, Nandang menyebut bahwa tim bakal melakukan penyekatan di ruas jalan dalam Kota Pekanbaru.

Ada 17 titik penyekatan di ruas Jalan dalam Kota Pekanbaru.

Belasan titik tersebut yakni, Pos Gurindam 1 Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Ahmad Yani-Jalan Muslimin, Jalan Jendral Sudirman-Jalan Teuku Cik Di Tiro, Jalan Pangeran Hidayat dan Jalan Jendral Sudirman-Jalan Agus Salim.

Titik lainnya di Jalan
Jendral Sudirman-Jalan HOS Cokroaminoto, Pos GURINDAM 9 Jalan Jendral Sudirman depan Mal Pekanbaru, Jalan Jendral Sudirman-Jalan Tengku Zainal Abidin, Jalan Jendral Sudirman-Jalan Gatot Soebroto, Jalan Sisingamangaraja-Jalan Dahlan.

Kemudian di
Jalan Hangutah-Jalan Dahlan, Jalan KH. Wahid Hasyim (Pinang Sebatang), Jalan Kartini (Laboratorium), Fly Over Pasar Pagi Arengka, Simpang Tabek Gadang.

Dua titik lagi di U Turn depan SPBU Jalan SM Amin dan Simpang Jalan Garuda Sakti. Titik penyekatan dalam kota berlangsung pukul 20.00 WIB dan bisa saja diperpanjang.

Nandang menyebut bahwa penyekatan dalam kota sifatnya dinamis. Ada kemungkina titik lokasi dan waktunya berubah.

Ada kemungkinan bisa pukul 8.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Ia menyebut kemungkina lainnya pukul 15.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

"Kita nelihat kondisi padat atau tidak nya arus lalintas kendaraan maupun kerumunan orang. Apalagi bila masih akan timbul potensi kerumunan," ulasnya.

 

 


--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved