Cafe Redam Piloe di Kota Dumai Tawarkan Nuansa Alam Hutan Mangrove

Cafe Redam Piloe ini beralamat di Hutan Bandar Bakau, Jalan Nelayan, Kelurahaan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

Editor: Aan Ramdani
Tribunpekanbaruwiki.com
Sejuknya suasana Cafe Redam Piloe yang berada di Hutan Bakau, di Hutan Bandar Bakau, Jalan Nelayan, kelurahaan pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai. 

Cafe Redam Piloe di Kota Dumai Tawarkan Nuansa Alam Hutan Mangrove

 

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-Bagi tribuners yang ingin mendapatkan suasana alam saat menikmati kudapan atau minuman, patut mencobanya di Cafe Redam Piloe yang terletak di Kota Dumai, Riau.

Lokasi Cafe Redam Piloe ini menyuguhkan kulineran ditengah suasana alam Hutan Mangrove yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Tepatnya Cafe Redam Piloe ini beralamat di Hutan Bandar Bakau, Jalan Nelayan, kelurahaan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

Kafe ditengah Hutan Mangrove ini sangat cocok untuk melepas penat atau capek setelah seharian bekerja.

Suasana yang nyaman biasanya merupakan solusi bagi seseorang untuk menghilangkan penat, maka lokasi Cafe Redam Piloe inilah pilihannya.

Baca juga: Melihat Tradisi Semah Kampung di Batu Teritib dan Geniot Kota Dumai

Keberadaan Cafe Redam Piloe yang memang terletak di tengah hutan Bakau ini, bisa menjadi referensi para wisatawan yang ingin merasakan suasana alam Bakau dan kicauan Burung penunggu hutan Bandar Bakau. 


Jika berkunjung pada Sore hari, suara kicauan burung akan sangat jelas terdengar, sekaligus menikmati suasana pepohonan rimbun membuat penat dan piloe sirna seketika saat berada di Cafe Redam Piloe ini. 

Kicauan burung yang saling bersambut serta suasana alam yang asri ditambah secangkir Kopi dari cafe redam piloe membuat penat aktifitas saat bekerja hilang. 


Tak hanya kicauan burung penunggu hutan Bakau atau Hutan Mangrove saja yang membuat pengunjung betah, hewan-hewan penunggu bakau lainnya juga menjadi tontonan gratis dalam menghilangkan penat, seperti kepiting, dan hewan tembakol yang Ilir mudik terlihat disebalik akar akar pohon bakau. 


Saat tribunpekanbaruWIKI, berbincang bincang bersama Stevan pengelola Cafe Redam Piloe  ‎mengungkapkan, bahwa inspirasi membuat cafe dengan konsep  homestay serta menyajikan suasana hutan yang asri ini, datang dari kawan-kawan pecinta alam hutan bakau. 

Baca juga: Pemkot Dumai Bakal Sulap Kawasan Jalan Janur Kuning Jadi Wisata Kuliner


"Kita melihat bahwa kawasan Bandar Bakau ini memiliki nilai jual serta potensi luar biasa yang harus ditawarkan kepada wisatawan yang ada di dalam maupun diluar Dumai, terlebih konsep konsep cafe yang ada di Dumai, rata rata bernuasa modren dan milenial," katanya, Minggu (25/7/2021). 


‎Ia menambahkan, setelah berkumpul dan berembuk dengan rekan rekan serta meminta izin pengelola bandar Bakau, pihaknya pun akhirnya membuat cafe redam piloe ditengah hutan bakau di bandar Bakau. 


"Jadi konsep nya homestay dengan suasana alam hutan bakau, dan yang pastinya ramah lingkungan lah, karena baik kursi maupun meja kita buat dari kayu," sebutnya. 


Dirinya mengaku, suasana alam yang nyaman dan rindang serta bunyi khas kicauan burung di hutan Bakau, tentunya dapat meredam pilu pilu yang didapat dari bekerja maupun aktifitas lainnya. 


Stevan ‎menerangkan, bahwa suasan alam yang sangat luar biasa yang disuguhkan oleh Hutan Bakau, akan lebih asik dengan menu menu yang ditawarkan di kafe redam piloe, seperti secangkir kopi hitam, teh manis, olahan mie, dan juga gurihnya ubi goreng khas redam piloe. 

Baca juga: Bolu Kemojo Masih Menjadi Favorit Masyarakat Dumai


"Kita menawarkan menu menu yang sangat pas lah untuk menikmati suasana alam hutan bakau ini, dan tentunya dengan harga yang sangat terjangkau," ucapnya. 


Dirinya berharap, kehadiran cafe redam piloe ini bisa memberikan nuansa berbeda dari cafe cafe lainya, yang mana pengunjung menginginkan ketenangan dan menghilangkan penat akibat aktifitas yang padat. 


"Kita juga ada menyewakan homestay bagi wisatawan yang datang dari luar daerah Dumai, tentunya dengan fasilitas standar homestay lah," sebutnya. 


Sementara, salah satu pengunjung Cafe Redam Piloe, Vivi mengaku sangat menikmati suasana alam hutan bakau di cafe redam piloe ini. 


"Memang betul bang, mendengar kicauan burung serta indahnya hutan bakau ditemani secangkir kopi membuat penat atau pilu pilu akibat aktifitas menjadi hilang atau teradam," sebutnya. 


Diakuinya, suasana yang asri ini,‎ membuatnya ingin kembali berkunjung ke Cafe Redam Piloe untuk sejenak menghilangkan penat pikiran disebabkan aktiftas yang padat. 


"Suasananya pas banget adem dan nyamn lah, yang jelas gak ada nyamuk, jadi bisa santai sambil menikmati indahnya hutan Bakau sekaligus melihat lihat satwa yang ada di sini," pungkasnya

Baca juga: Taman Wisata Alam Sungai Dumai

Baca juga: Walikota Dumai Paisal

Baca juga: Wajah Baru Bandar Bakau Dumai

Baca juga: Menikmati Keindahan Pantai Koneng di Dumai Riau


--
(tribunpekanbaruWIKI.com/donny kusuma putra)

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved