Penerapan PPKM di Pekanbaru Membuat Tingkat Hunian Hotel Merosot Tajam

Penerapan PPKM di Pekanbaru Membuat Tingkat Hunian Hotel Merosot Tajam. Belum lagi rencana penerapan PPKM Level 4

Editor: Aan Ramdani
Isimewa
Hotel Prime Park Pekanbaru 


Penerapan PPKM di Pekanbaru Membuat Tingkat Hunian Hotel Merosot Tajam

 

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM -- Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pekanbaru sejauh ini membuat okupansi hotel atau tingkat hunian hotel kembali merosot tajam. Belum lagi rencananya akan memasuki level 4 mulai Senin (26/7/2021) depan.


Di Grand Zuri Hotel Pekanbaru misalnya, sejak penerapan PPKM beberapa waktu lalu, membuat tingkat hunian hotel tersebut menurun nyaris seperti yang terjadi pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Pekanbaru dulunya.


"Selama penerapan PPKM Mikro diterapkan di Pekanbaru, tingkat okupansi Grand Zuri Pekanbaru hanya sebatas 20 persen saja. Sangat anjlok, iven tidak ada, yang menginap juga tidak ramai," kata Sales and Marketing Manager Grand Zuri  Pekanbaru, Hendra Purnama, Sabtu (24/7/2021).


Hendra juga mengatakan, dalam masa itu, bahkan pihaknya sudah melakukan berbagai promo-promo kamar untuk menarik minat konsumen datang dan menginap di Grand Zuri Pekanbaru, dibawah harga biasanya.

Baca juga: Gadis Cilik Hilang Secara Misterius di Bukit Jin Dumai Riau


Ia mencontohkan salah satu promo yang diberikan di antaranya adalah menawarkan kamar dengan harga dibawah Rp 400 ribu dan sejumlah promo lainnya. 


Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan sejumlah penghematan pengeluaran, di antaranya saving energy dan juga melakukan penundaan pembelian barang yang berskala besar untuk operasional hotel, dan lainnya.


Kondisi yang sama juga dirasakan oleh pihak PRIME PARK Hotel and Convention Pekanbaru. Dikatakan Marketing Komunikasi PRIME PARK Hotel and Convention Pekanbaru, Dhea, tingkat okupansi hotel di masa PPKM Mikro hanya mencapai 23.44 persen.


"Dalam hal ini kami bahkan juga mengeluarkan promo-promo kamar agar tamu datang ke Hotel, misalnya memberikan diskon hingga 60 persen bagi tamu yang sudah vaksin, dan promo lainnya," kata Dhea.


Ia berharap agar kondisi pandemi saat ini segera berakhir sehingga perekonomian masyarakat bisa kembali pulih seperti sedia kala. Apalagi pada sektor perhotelan juga cukup banyak karyawan yang menggantungkan kehidupan mereka dan juga keluarga.

Baca juga: Ratusan Ribu Warga Pekanbaru Belum Suntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Meski Pandemi Covid-19, Capaian Pajak Restoran di Pekanbaru Capai Rp 49 Miliar


--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Alexander)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved