Satgas Covid-19 Klaim Stok Plasma Konvalesen Aman

Kebutuhan plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 di Provinsi Riau cukup tinggi

Editor: Aan Ramdani
Tribunpekanbaruwiki.com
Penyintas Covid-19 melakukan donor plasma konvalesen  di Ruang Apheresis PMI Kota Pekanbaru, Kamis (22/7/2021). PMI Kota Pekanbaru menyatakan bahwa seiring dengan lonjakan kasus konfrimasi positif COVID-19 di Pekanbaru, permintaan plasma darah konvalesen meningkat.(tribunpekanbaruWIKI.com/Doddy Vladimir)  

Satgas Covid-19 Klaim Stok Plasma Konvalesen Aman

 TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Kebutuhan plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 di Provinsi Riau cukup tinggi. Mengingat saat ini pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit terus bertambah seiring dengan lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dalam beberapa hari ini.


Tercatat higga saat ini total pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sudah mencapai 1.102 orang. Sebagian besar mereka ini bergejala sedang hingga berat. Sehingga mereka membutuhkan terapi dari plasma konvalensen untuk bisa sembuh dari Covid-19. 


"Cukup banyak dibutuhkan. Tapi apakah pasien itu sudah saatnya membutuhkan plasma atau belum itu nanti dokter yang menentukan, ada penilaian khusus, disesuaikan dengan golongan darahnya," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi, Kamis (22/7/2021) seraya mengungkapkan untuk saat ini  ketersediaan plasma konvalesen di PMI Riau masih mencukupi. 


"Untuk saat ini ketersediaan (plasma konvalensen) InsyaAllah masih aman, masih cukup, karena di Riau kan sudah banyak yang terkena Covid-19," imbuhnya. 

 

Baca juga: Angka Stunting di Pekanbaru Masih Tinggi

Namun untuk menjaga agar ketersediaan plasma konvalensen di PMI Riau tetap terjaga, maka bagi pasien yang sudah dua kali mendapatkan donor plasma konvalesen, pihak keluarga harus mencari kan orang lain sebagai pendonor pengganti. Ini dilakukan agar ketersediaan stok plasma konvalesen tidak habis.


"Kalau yang pertama itu nanti disediakan oleh PMI, tapi untuk yang kedua itu biasanya keluarga pasien harus mencarikan pendonor pengganti supaya stok di PMI itu selalu terjaga. Karena kalau dicarikan pengganti, stoknya bisa habis, kasian yang lain," katanya.


Data dari dinas Kesehatan Provinsi Riau tercatat sudah ada 73.603 pasien Covid-19 di Riau yang dinyatakan sembuh. Namun menurut keterangan Yovi, tidak semua penyintas Covid-19 bisa menjadi pendonor plasma konvalesen. Sebab ada kriteria khusus seseorang yang sudah pernah terpapar Covid-19 bisa mendonorkan plasma konvalensenya.


"Tidak boleh yang hamil, diutamakan laki-laki, kondisinya sehat. Nanti petugas di PMI akan menghitung antibodinya, kalau memenuhi syarat baru boleh mendonorkan plasmanya," ujar Yovi. 


Selain itu, bagi pasien Covid-19 yang baru sembuh juga tidak bisa langsung menjadi pendonor. Paling tidak dibutuhkan waktu selama dua bulan setelah sembuh dari Covid-19 baru bisa mendonorkan plasma konvalesennya. 

Baca juga: 303.912 Wajib Pajak di Riau Sudah Lapor SPT Tahun


"Biasanya sesudah dua bulan sembuh baru boleh, kalau baru seminggu sembuh tidak boleh, ada hitung-hitunganya, itu PMI yang tau syaratnya," katanya.


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan, pihaknya akan terus menggalakkan program donor plasma konvalensen di Riau. Pihaknya mengajak kepada semua penyintas Covid-19 di Riau agar mau mendonorkan plasma konvalensenya untuk membantu pasien lain yang saat ini tengah berjuang melawan virus corona yang menginfeksi tubuhnya.


"Selama ini sudah berjalan, ada beberapa instansi dan organisasi yang melakukan aksi donor konvalensen, ini yang akan terus kita lakukan bersama-sama kedepan," ujarnya. 


Selain itu, dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-64 Provinsi Riau yang jatuh pada tanggal 9 Agustus 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau juga akan mengadakan kegiatan donor darah dan plasma konvalesen.


"Insya Allah, dalam rangka HUT Riau nanti, kami akan mengadakan donor darah dan plasma konvalesen pada 3-4 Agustus nanti," katanya. 


Dalam kegiatan donor untuk kehidupan ini, Mimi menargetkan 6.400 kantong darah. 


"Sesuai ulang tahun Riau ya, semoga bisa terkumpul 6.400 kantong darah," ujarnya. 


Ia menambahkan seluruh masyarakat dapat berpartisipasi untuk mendonorkan darah maupun plasma konvalesennya dalam kegiatan tersebut.


"Tidak hanya terbatas untuk pegawai saja, semua masyarakat yang mau donor, kami persilakan. Tentunya saat donor nanti harus mematuhi protokol kesehatan," katanya.

 

Baca juga: Sudah 3.160 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Pemprov Riau

Baca juga: Sedang Latihan Terbang, Pesawat Tempur F-16 Temukan Titik Karhutla di Kampar

Baca juga: Kepincut Mobil Klasik Holden WB Ute 90 dengan Suara Gahar

--
(tribunpekanbaruWIKI.com/ Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved