Kampung Tangguh Binaan Polres Bengkalis Siapkan Budidaya Porang

Kampung Tangguh Binaan Polres Bengkalis Siapkan Budidaya Porang setelah sebelumnya sukses bertani cabai

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Umbi Tanaman Porang 

Setelah beberapa bulan mempelajari komoditas ini serta bertemu dengan ahli porang dari Kabupaten Siak, Polres Bengkalis akhirnya membulatkan tekat membudidayakan umbi porang ini.

Tidak ingin maju sendiri, Polres Bengkalis merangkul masyarakat Bengkalis untuk ikut serta mengembangkan umbi porang. Upaya ini dilakukan dengan mengelar pelatihan pembudidayaan umbi porang kepada masyarakat Bengkalis.

Pelatihan digelar Polres Bengkalis dengan menghadirkan ahli umbi porang dari UD Akmal Salim Mandiri Porang dari kabupaten Siak, Minggu (11/7/2019) pagi hingga siang.

Pelatihan ini diikuti oleh Kepala Desa di Bengkalis sebanyak lima belas orang Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan perwakilan pondok pesantren yang ada di Bengkalis.

Dalam pelatihan yang berlangsung setengah hari kemarin peserta diberikan pengetahuan terkait bibit, pola penanaman dan teknis perawatan hingga masa panen.

Menurut Hendra Gunawan, pelatihan budidaya porang dilaksanakan pihaknya karena potensi porang secara ekonomi cukup tinggi. Apalagi saat ini umbi porang menjadi komoditas utama yang diharapkan pemerintah bersama komoditas burung walet.

"Porang ini cukup menjanjikan dalam nilai ekonominya. Untuk itu kami gelar pelatihan budidaya porang, dengan harapan Bengkalis ke depan bisa menjadi pusat penanam porang. Serta kampung tangguh Polres Bengkalis akan dijadikan pusat pelatihan dan pendidikan budidaya umbi porang," tambahnya.

Dalam pelatihan budidaya porang ini Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dan perwakilan Pesantren yang hadir langsung belajar bagaimana penanam porang ini. Semua pola penanaman yang diajarkan oleh tim ahli Porang yang dihadirkan.

Diantaranya pola penanaman dengan mengunakan umbi porang langsung, pola penanaman dengan menggunakan katak porang serta pola penanaman dengan menggunakan spora.

"Kita ingin ilmu yang berikan oleh ahli porang, bisa digunakan masyarakat, diimplementasikan dilahan masing masing," terangnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved