Mengenal Sosok Sri Fitria Retnawati, Wakil Rektor I UMRI

Mengenal Sosok Sri Fitria Retnawati, Wakil Rektor I UMRI. Sri Futria Retnawati lahir di Pekanbaru

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Sri Fitria Retnawati, Wakil Rektor I UMRI 

Mengenal Sosok Sri Fitria Retnawati, Wakil Rektor I UMRI

 

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-Adaptif dan aplikatif jadi salah satu moto yang dipegang oleh Sri Fitria Retnawati, wanita kelahiran Pekanbaru tahun 1979.

Kata-kata ini jugalah yang dipegang dan diterapkannya, sebagai dasar berjalan dan berkembangnya Prodi Fisika di Universitas Muhammadiyah Riau.


Wanita bernama Sri Fitria Retnawati ini menjadi salah seorang yang membentuk dan menyusun hadirnya Program Studi Ilmu Fisika di Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).


Berkat peranannya program studi Fisika hadir di UMRI dan menjadi program studi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas dan banyak prestasi.

Baca juga: Program Vaksin Anak Usia 12-17 Tahun di Riau Sudah Berlangsung, Begini Syaratnya

Baca juga: Nurfitri Agustia Sukses Jalankan Bisnis MLM


Sebagai dasar program studi ini mampu bersaing dengan program studi fisika yang ada di perguruan tinggi lainnya, wanita yang saat ini memiliki empat anak tersebut merancang program studi fisika di UMRI menjadi lebih adaptif dengan perkembangan zaman.


Apa yang dibentuknya di program studi ini berbuah manis dengan terserapnya para lulusan didunia kerja saat ini.


Wanita kelulusan Magister Institut Teknologi Surabaya ini mengaku mau mengelola, merancang dan mendirikan program studi karena dirinya yang sudah dari sejak lama memiliki impian untuk mendirikan dan memiliki sekolah sendiri.


Semangat dari apa yang menjadi impiannya tersebut dicurahkannya untuk membangun prodi fisika di UMRI dengan khazanah berbeda dari prodi fisika yang ada di perguruan tinggi lainnya.


Sri Fitria mengaku dalam membangun prodi fisika ini, dirinya belajar dari pengalamannya menempuh pendidikan dibidang ilmu fisika.


Menurutnya banyak lulusan bidang fisika tidak adaptif dan aplikatif. "Banyak lulusan fisika sangat ahli dalam hal numerik namun tidak adaptif dan aplikatif, karena itu para lulusan sering kebingungan kemana dia akan bekerja setelah lulus," katanya.

Baca juga: Desi Wahyuni, Berhasil Jalani Usaha Apotek di Pekanbaru

Baca juga: Mengenal Sosok Gubernur Riau Syamsuar


Berdasarkan pengalaman itulah dirinya membuat program studi fisika di UMRI mampu menghasilkan lulusan yang adaptif dan aplikatif dengan tambahan skill diluar pendidikan dasar dari fisika.


Hal inilah menurutnya yang membuat prodi fisika bisa bertahan dan para lulusan dapat diserap pada dunia kerja yang lapangannya semakin sempit saat ini.


Perempuan yang saat ini memiliki dan mengelola Day Care Citra Iman beranggapan bahwa dengan membangun kemampuan para mahasiswa yang mampu kolaboratif, adaptif, komunikatif dan memiliki kemampuan leadership akan menjadi bekal kedepannya dalam menjawab tantangan zaman.


Hal yang serupa juga diterapkan pribadi satu ini dalam memegang jabatannya saat ini sebagai Wakil Rektor I UMRI.


Dengan jabatan yang dipegangnya saat ini, dirinya menciptakan Kampus UMRI yang berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.


Salah satu terobosannya yakni dengan menerapkan manajemen dan layanan di kampus yang sudah berbasis IT.


Hal inilah yang menurutnya saat ini membuat mahasiswa tetap menerima pelayanan dan pendidikan yang baik di UMRI ditengah masa pandemi Covid 19 saat ini.

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved