Pengetatan PPKM Mikro di Pekanbaru, Jalan Jalan Jendral Sudirman Disekat

Pengetatan PPKM Mikro di Pekanbaru, Jalan Jalan Jendral Sudirman Disekat

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru melakukan penyekatan jalan dalam Pengetatan PPKM Mikro di Pekanbaru 

Pengetatan PPKM Mikro di Pekanbaru, Jalan Jalan Jendral Sudirman Disekat

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Pengetatan PPKM Mikro di Pekanbaru mulai dilakulan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru bersama instansi terkait, seiring keluarnya daftar 43 Daerah di Indonesia diluar Jawa-Bali yang harus melakukan pengetatan PPKM Mikro.

Mulai pada Rabu (7/7/2021) malam kemarin, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru telah melakukan penyekatan jalan.

Dimana, pengetatan PPKM Mikro ini berlaku mulai dari tanggal 7 Juli 2021, sampai dengan 20 Juli 2021.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Angga Wahyu Prihantoro menjelaskan, adapun ruas jalan yang disekat, yakni Jalan Jenderal Sudirman, yang menjadi akses masuk kota atau pusat keramaian.

Baca juga: Puluhan Anak-Anak Usia 12 Hingga 17 Tahun di Pekanbaru Ikut Vaksinasi Covid 19

Selain melakukan penyekatan arus lalu lintas, personel Satlantas Polresta Pekanbaru juga menyampaikan imbauan kepada pengendara, agar tetap menggunakan masker saat beraktivitas serta selalu mematuhi protokol kesehatan.

Bagi pengendara yang tidak menggunakan masker, maka petugas akan langsung menyuruh untuk putar balik.

"Kegiatan penyekatan dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Sehingga diharapkan dapat menekan angka penyebaran virus covid-19 di Kota Pekanbaru," kata AKP Angga, Kamis (8/7/2021).

Ia menerangkan, untuk saat ini, penyekatan sementara baru diberlakukan di Jalan Jenderal Sudirman.

Namun jika melihat perkembangan situasi dan kondisi di lapangan, nantinya tidak tertutup kemungkinan penyekatan juga dilakukan di ruas jalan yang lain.

"Penyekatan dimulai pukul 21.00 WIB, kita mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar," tandasnya.

Baca juga: Kisah Herman, Petani Holtikultura Sukses Asal Siak Riau

Satpol PP Kota Pekanbaru bersama aparat gabungan melakukan sosialisasi pengetatan PPKM mikro, Rabu (7/7/2021) malam
Satpol PP Kota Pekanbaru bersama aparat gabungan melakukan sosialisasi pengetatan PPKM mikro, Rabu (7/7/2021) malam (tribunpekanbaru.com)

Langgar Prokes Selama Pengetatan PPKM Mikro, Siap-Siap Kena Denda


Para pelanggar dalam pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Kota Pekanbaru terancam sejumlah sanksi. Mereka terancam terkena sejumlah sanksi selama pengetatan yang berlangsung hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang menegaskan bahwa para pelanggar dalam pengetatan PPKM mikro bisa terkena sanksi mulai dari teguran hingga denda adminstratif.

"Jadi para pelanggar dalam pengetatan PPKM mikro paling berat sanksinya berupa denda," tegasnya kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (8/7/2021).

Baca juga: Daftar Harga Kelapa Sawit di Riau Priode 7 Hingga 13 Juli 2021

Menurutnya, sanksi tertuang dalam Peraturan Wali Kota Pekanbaru No.80 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksaan Sanksi Administratif dan Sanksi Pidana Pada Perda Kota Pekanbaru No.5 tahun 2021 tentang Perlindungan Masyarakat dari Penyebaran dan Dampak Covid-19.

Sanksi administratif terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan yakni denda sebesar Rp 100.000. Mereka yang tidak bisa membayar denda harus melakukan kerja sosial di fasilitas umum.

Kemudian pelaku usaha atau pengelola tempat usaha yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan bakal mendapat sanksi secara bertahap.

Awalnya ada sanksi berupa teguran tertulis dan sanksi denda administratif
sebesar Rp. 500.000. Mereka yang mengabaikan sanksi harus menghentikan
sementera aktivitasnya selama tiga hari.

"Bila tidak dipatuhi maka dikenakan sanksi pencabutan izin
usaha atau izin operasional," tegasnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved