Melihat Tradisi Semah Kampung di Batu Teritib dan Geniot Kota Dumai

Semah Kampung merupakan salah satu tradisi yang dapat disaksikan di Kelurahan Batu Tertib dan Kelurahan Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Walikota Dumai Paisal saat memimpin doa saat pelaksanaan Semah Kampung di Kelurahan Batu Tertib dan Kelurahan Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Rabu (7/7/2021) 

Melihat Tradisi Semah Kampung di Batu Teritib dan Geniot Kota Dumai

 

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Semah Kampung merupakan salah satu tradisi yang dapat disaksikan di Kelurahan Batu Tertib dan Kelurahan Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Semah Kampung memiliki arti bersih-bersih kampung, yang pelaksanaanya diwarnai dengan prosesi doa kepada Allah SWT.

Berdoa menjadi simbol simbol menyucikan diri warga desa dari dosa-dosa yang diperbuat warganya dan dengan harapan di jauhkan dari bala dan musibah.

tribunpekanbaruWIKI.com, Rabu (7/7/2021) lalu berkesempatan menyaksikan dan mengikuti Semah Kampung yang diselenggarakan ini.

Baca juga: Dua Anak Suku Duano Inhil Lulus Bintara Polri, Harus Jadi Motivasi Anak Duano Lainya

Prosesi Semah Kampung diawali dengan Sholat Sunnah Tolak Bala yang dipimpin oleh Ujang Nahar, penyembelihan hewan kambing sebanyak 3 ekor yang dipandu oleh Kalifah Hasan Basri, dilanjutkan dengan Zikir bersama yang biasa disebut masyarakat Ratib Saman.

Kegiatan Semah Kampung juga dihadiri langsung oleh orang nomor 1 di Kota Dumai, yakni Walikota Dumai Paisal.


Setelah mengikuti rangkaian kegiatan Semah Kampung, Paisal mengungkapkan, tardisi Semah kampung yang dilaksanakan ini merupakan tradisi yang positif, dalam rangka memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Walikota Dumai, Paisal saat menyapa warga Batu Tritip dan Geniot
Walikota Dumai, Paisal saat menyapa warga Batu Tritip dan Geniot (Istimewa)

Baca juga: Kisah Herman, Petani Holtikultura Sukses Asal Siak Riau

Baca juga: Daftar Harga Kelapa Sawit di Riau Priode 7 Hingga 13 Juli 2021

Menurutnya, jika dalam suatu kampung itu banyak dosa dan maksiat, tentunya musibah dan bala akan datang, namun sebaliknya ‎jika kebaikan maka rahmat yang diberikan oleh Allah. SWT.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved