PPKM Mikro di Pekanbaru Diperketat, Aktivitas Masyarakat Dibatasi Hingga 20 Juli 2021

PPKM Mikro di Pekanbaru Diperketat, Aktivitas Masyarakat Dibatasi Hingga 20 Juli 2021

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com
Tim Yustisi saat melakukan razia protokol kesehatan di salah satu tempat hiburan di Pekanbaru 


PPKM Mikro di Pekanbaru Diperketat, Aktivitas Masyarakat Dibatasi Hingga 20 Juli 2021

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM-- Kota Pekanbaru resmi menerapkan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Pengetatan PPKM mikro berlangsung hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Adanya pengetatan ini meliputi seluruh sektor karena Kota Pekanbaru termasuk 43 daerah yang masuk pengetatan PPKM mikro.

Kebijakan pengetatan PPKM mikro sesuai surat edaran Wali Kota Pekanbaru tentang Pengetatan Aktivitas dan Edukasi Pelaksaan PPKM Mikro di Kota Pekanbaru dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Satu poinnya yakni pembatasan terhadap aktivitas di tempat usaha. Kegiatan restoran, cafe dan tempat usaha makanan lainnya, diizinkan melayani pelanggan di tempat sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Baca juga: Daftar Harga Kelapa Sawit di Riau Priode 7 Hingga 13 Juli 2021

Warga terjaring razia masker mengenakan rompi khusus berwarna merah dengan tulisan pelanggar perwako nomor 130 tahun 2020 tentang prilaku hidup baru sedang menjalankan sanksi sosial, Senin (10/8/2020)
Warga terjaring razia masker mengenakan rompi khusus berwarna merah dengan tulisan pelanggar perwako nomor 130 tahun 2020 tentang prilaku hidup baru sedang menjalankan sanksi sosial, Senin (10/8/2020) (tribunpekanbaru.com)

Kapasitas bagi makan di tempat hanya sebesar 25 persen dari total kapasitas. Walikota Pekanbaru menyebut bahwa untuk layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran yang menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Ada juga pembatasan jam operasional pusat perbelanjaan atau mal sampai dengan Pukul 20.00 WIB. Ada pembatasan
kapasitas pengunjung sebesar 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih
ketat.

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus menegaskan bahwa seluruh hiburan umum tutup. Hiburan umum meliputi klub malam, diskotik, biliar, gelanggang permainan ketangkasan.

"Begitu juga dengan arena futsal, warnet, PUB, KTV, layanan hiburan fasilitas hotel," tegasnya, Rabu (7/7/2021) usai Rapat Satgas Covid-19 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru.

Baca juga: Ikuti Jejak Ibu, Alissa Zivana Putri Jadi Atlet Menembak

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan pada area publik atau fasilitas umum, taman umum, atau area publik lainnya ditutup untuk
sementara waktu. Penutupan hingga Satgas
COVID-19 Kota Pekanbaru menyatakan bahwa wilayah tersebut aman.

Firdaus juga menegaskan bahwa kegiatan politik, seni, sosial, budaya, seminar, lokakarya dan pertemuan dalam gedung pertemuan tidak diizinkan. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau online.

Kegiatan di tempat kerja atau perkantoran diberlakukan hanya 25 persen. 75 persen lainnya work from home atau WFH.

Dirinya menyebut bahwa sektor esensial seperti usaha kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi teknologi dan
informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, logistik, perhotelan, konstruksi, pelayanan dasar dan kebutuhan sehari hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi seratus persen.

Mereka mesti membuat pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Sedangkan
kegiatan akad nikah atau pemberkatan nikah dihadiri paling banyak 30 tiga puluh orang dan harus punya rekomendasi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Pekanbaru.

Kemudian untuk kegiatan hajatan paling banyak 25 persen dari kapasitas tempat. Ia menegaskan tidak ada hidangan makanan di tempat.

"Kami ingatkan masyarakat agar jaga prokes dan terus berikhtiar serta berdoa," paparnya.

Baca juga: Cara Atasi Flek Pada Wajah Aurellyn Clinic di Pekanbaru

Baca juga: Merryza Marianche, Sukses Jalani Usaha Layanan Kesehatan Homecare


--
(tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved