Hasil Rapid Antigen Covid-19 Reaktif, 23 Penumpang dari Jawa di Bandara SSK II Pekanbaru Diisolasi

Hasil Rapd Antigen Reaktif, 23 Penumpang dari Jawa di Bandara SSK II Pekanbaru Diisolasi, 17 orang positif covid-19 berdasarkan hasil tes PCR

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Suasana validasi dokumen rapid test antigen atau swab test di Bandara SSK II, Kota Pekanbaru, Minggu 3 Januari 2021 

Hasil Rapd Antigen Reaktif, 23 Penumpang dari Jawa di Bandara SSK II Pekanbaru Diisolasi

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Sebanyak 23 penumpang dari pulau jawa yang tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru (SSK II Pekanbaru) reaktif setelah dilakukan pemeriksaan rapid antigen oleh petugas kesehatan.

dengan kondisi tersebut maka 23 penumpang ini langsung dilakukan isolasi mandiri di Asrama Haji Riau di Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menjelaskan, 23 orang tersebut kemudian menjalani tes PCR dan hasilnya 17 orang dinyatakan positif covid-19.

"Dari 23 penumpang yang reaktif tersebut kemudian diteruskan dengan pemeriksaan swab PCR, hasilnya 17 orang dinyatakan positif Covid-19," kata Mimi Yuliani Nazir, Rabu (7/7/2021).

Sedangka sisianya masih menunggu hasil tes PCR.

Baca juga: PPKM Mikro di Pekanbaru Diperketat, Aktivitas Masyarakat Dibatasi Hingga 20 Juli 2021

"Sedangkan yang enam orang lagi masih menunggu hasil PCR nya. Kalau hasil PCRnya negatif diperbolehkan pulang, tapi kalau hasilnya positif mereka harus isolasi mandiri dulu di Asrama Haji selama 14 hari," imbuhnya.

Mimi Yuliani Nazir mengungkapkan, dengan semakin banyaknya penumpang dari Pulau Jawa yang terdeteksi Positif Covid-19 saat mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memutuskan meningkatkan pemeriksaan terhadap orang masuk ke Riau dari Pulau Jawa.

Pengetatan bagi penumpang yang datang ke Riau dari Pulau Jawa dan Bali ini seiring dengan adanya keputusan yang diberlakukan pemerintah pusat tentang PPKM Darurat di Jawa-Bali.

Terkait dengan hal tersebut Gubernur Riau telah meminta kepada pihak Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara SSK II Pekanbaru untuk mmeningkat pemeriksaan rapid antigen terhadap penumpang yang masuk ke Riau.

Baca juga: Dua Anak Suku Duano Inhil Lulus Bintara Polri, Harus Jadi Motivasi Anak Duano Lainya

Mimi Yuliani Nazir menegaskan, saat ini pengetatan orang masuk ke Riau sudah dilakukan. Yakni dengan ditingkatkan 20 persen pemeriksaan pengambilan sample rapid antigen, terhadap setiap orang yang masuk ke Riau, terutama dari Pulau Jawa dan Bali.

“Sudah ditingkatkan pemeriksaan terhadap orang yang datang di Bandara SSK II Pekanbaru. Pemeriskaan menang dilakukan secara acak, sekarang di tingkatkan menjadi 20 persen terhadap orang yang datang,” katanya.

Mimi Yuliani Nazir mengatakan, setelah dilakukan peningkatan 20 persen dari jumlah penumpang yang masuk, dalam satu hari terkonfirmasi 4 orang positif rapid antigen. Biasanya dalam satu hari 2-3 orang yang terkonfirmasi positif.

“Untuk hari Selasa, dari jam 8 pagi sampai jam 1 siang itu terdeteksi 3 orang, dari jam 1 siang sampai jam 6 sore terdeteksi 1 orang. Jadi ada 4 orang yang terkonfirmasi positif rapid antigen, selanjutnya diambil sample swabnya, selama sampleai swabnya belum keluar sementara mereka di isolasi di Asrama Haji,” papar Mimi Yuliani Nazir.

Baca juga: Ikuti Jejak Ibu, Alissa Zivana Putri Jadi Atlet Menembak

Baca juga: Modifiksi Mercy Mini, Mobil Tahun 1971


--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved