Masyarakat Peduli Api Kabupaten Siak Dapat Penghargaan dari Kapolda Riau

Masyarakat Peduli Api Kampung Kuala Gasib Kabupaten Siak Dapat Penghargaan dari Kapolda Riau,

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Suyono memegang piagam penghargaan dari Kapolda Riau berfoto bersama dengan anggota MPA Kuala Gasib dengan mengepalkan tangan tanda semangat mengendalikan Karhutla pada musim kemarau. 

“Semoga perusahaan lain ikut bersama -sama perusahaan KTU bekerja sama untuk menciptakan desa Kuala Gasib zero Karhutla,” kata dia.

Baca juga: Mimbar Masjid Syahabuddin di Siak Riau ini Sudah Berusia 300 Tahun

Sementara itu, Kaolsek Koto Gasib Ipda Suryawan mengatakan, anggota MPA yang ikut melakukan pemadaman Karhutla itu mendapatkan apresiasi positif dari Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. MPA tersebut adalah MPA Kampung Kuala Gasib, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak. MPA Kuala Gasib mendapatkan penghargaan dari Kapolda Riau, dan penyerahan penghargaan dilakukan di Lt 5 Mapolda Riau Jalan Pattimura, Pekanbaru, bersempena hari Bhayangkara ke 75, Kamis, 1 Juli 2021.

Ipda Suryawan memilih satu orang sebagai perwakilan MPA sebagai penerima penghargaan, yakni Suyono. Penghargaan yang diraih ini diharapkan mampu menginspirasi MPA lainnya di kabupaten Siak.

Dijelaskan Suryawan, MPA Kuala Gasib ini, selain menciptakan lingkungan nihil Karhutla dengan selalu berkoordinasi dengan warga, juga mengajak masyarakat, terutama petani, untuk menjaga lingkungan dari Karhutla.

Saat ini, musim kemarau di Kabupaten Siak mulai terasa. Hal tersebut meningkatkan kewaspadaan semua pihak untuk terlibat dalam kegiatan pengendalian Karhutla. MPA Kuala Gasib ini salah satu MPA yang mempunyai inisiatif tinggi untuk mewasdapai musim.

“PT Kimia Tirta Utama (KTU) -Astra Agro Lestari Group juga mulai aktif untuk dan bekerja sama dengan MPA di desa rawan Karhutla di kecamatan Koto Gasib. Hal ini dilakukan sebagai penguatan jejaring/mitra agar semua pihak bekerja sama untuk mengendalikan Karhutla,” terangnya.

Baca juga: Bupati Siak Alfedri

Suryawan mengatakan adanya MPA diharapkan mampu menjadi mitranya, termasuk perusahaan yang aktif dalam pencegahan dan penanganan Karhutla di Koto Gasib selama ini, yakni PT KTU. Kemudian juga menjadi mitra strategis Satgas Karhutla Kecamatan Koto Gasib untuk menjaga kawasan di sekitarnya dari bahaya Karhutla.

“Sebab pengalaman masa lalu telah memberikan kita pelajaran bahwa dampak Karhutla sangat dirasakan buruk oleh masyarakat,” kata Ipda Suryawan.

Penguatan jejaring dalam pengendalian Karhutla yang telah dilakukannya bersama PT KTU, masyarakat dan pemerintah ini mulai membuahkan hasil. Anggota MPA di desa Kuala Gasib, desa Teluk Rimba, desa Buatan 1 dan desa Pangkalan Pisang yang merupakan area desa ring 1 perusahaan telah melakukan upaya pemadaman Karhutla.

Keberhasilan mereka dalam menekan terjadinya Karhutla ini juga buah dari patroli dan sosialisasi ke masyarakat yang dilakukan secara bersama. Upaya pemadaman Karhutla juga dilakukan dengan kerja sama antara anggota MPA, Satgas Karhutla, Manggala Agni dan Kelompok Tani binaan perusahaan PT KTU.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved