Merryza Marianche, Sukses Jalani Usaha Layanan Kesehatan Homecare

Merryza Marianche, ia adalah perempuan kelahiran Selatpanjang 19 maret 1990 yang terbilang sukses menjalani usaha dibidang kesehatan.

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Merryza Marianche 

Merryza Marianche, Sukses Jalani Layanan Kesehatan Homecare


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Merryza Marianche, ia adalah perempuan kelahiran Selatpanjang 19 maret 1990 yang terbilang sukses menjalani usaha dibidang kesehatan. 


Sebelum menjalankan usaha kesehatan homecare atau privat ini , Merryza Marianche memang memiliki latar belakang sebagai perawat dan pernah bekerja di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Kota Pekanbaru, kelinik kecantikan dan laboratorium. 


Merryza Marianche telah menggeluti homecare dengan datang langsung ke tempat pasien sejak 2012 silam. Kini, ia telah memiliki ratusan pasien.


"Sekarang sudah ada sekitar 400-an pasien. Yang rutin setiap hari, kadang 18 pasien sampai 20 pasien," ungkap Che, sapaan akrabnya, Rabu (30/6/2021) saat berbincang dengan tribunpekanbaruWIKI.com.


 Merryza Marianche bahkan memiliki enam ners dengan STR yang tersebar di Pekanbaru, Meranti, Dumai dan Siak. Ia juga melakukan pengembangan di Jakarta, Malang dan Yogyakarta. "Jakarta, Malang sudah dapat perawatnya. Di Yogya sekarang lagi nyari," katanya.

Baca juga: Tia Juwita, Wanita Sukses Berbisnis Kerjainan Rotan di Pekanbaru

Baca juga: Desi Wahyuni, Berhasil Jalani Usaha Apotek di Pekanbaru


Ia sudah memulai metode layanan ini saat masih bekerja di rumah sakit, sehingga belum begitu fokus.


Kala itu, Merryza Marianche hanya melayani tindakan medis dadar. Seperti membersihkan luka, memandikan bayi dan infus vitamin.


Kemudian Pada 2018,  Merryza Marianche memutuskan berhenti bekerja dan fokus menjalankan homecare. Jenis layanannya bertambah. Katakanlah, pemasangan Nasogastrik (NGT), Infus Immune Booster, pemasangan kateter dan lain-lain.


Memulai metode layanan ini bukanlah mudah. "Dulu, susah (menjalankannya)," ucap wanita 30 tahun ini seraya mengekspresikan kesulitan yang dihadapi. Kala itu, media sosial belum sepopuler sekarang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved