Karhutla Terjadi  di Desa Sokoi Kuala Kampar Riau

Karhutla Terjadi  di Desa Sokoi Kuala Kampar Riau, titik api berada di hutan yang berdekatan dengan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) muncul di Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau sejak Sabtu (03/07/2021) hingga Minggu (04/07/2021). 

Karhutla Terjadi  di Desa Sokoi Kuala Kampar Riau

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Memasuki minggu pertama Juli 2021 Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau mulai terjadi kembali.

Titik api muncul di Desa Sokoi, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan sejak Sabtu 3 Juli 2021.

Lokasi Karhutla tepat di kawasan hutan perbatasan antara Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar dengan Kabupaten Indragiri Hilir. Api melalap lahan kosong yang berdekatan dengan sebuah perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI). Pemadaman melibatkan petugas dari darat dibantu dengan Satgas udara Provinsi Riau.


"Informasi hari ini, api sudah padam dan tinggal melakukan pendinginan. Lokasinya cukup jauh ke dalam dari Desa Sokoi," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Minggu (04/07/2021).


Ia menerangkan, api terlihat dari patroli udara yang dilakukan oleh tim satgas. Kemudian dilakukan pemadaman selama dua hari menggunakan bantuan Helikopter untuk water Bombing atau bom air. Tim pemadam dari perusahaan terdekat juga ikut membantu memadamkan dari darat.

Baca juga: 110 Ribu Lebih Masyarakat Kota Dumai Telah Divaksin Covid-19


Tim dari BPBD maupun Satpol PP dan Damkar tidak dikirim ke lokasi mengingat jaraknya yang cukup jauh dan membutuhkan waktu lama. Namun pihaknya telah mengkomunikasikan dengan pihak perusahaan agar membantu pemadaman.


"Untuk luasannya belum bisa kita pastikan. Namun api telah padam. Kami juga menunggu kabar terbaru dari lapangan,"katanya.

Senada juga disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M. Edy Afrizal, Minggu (4/7/2021), menurutnya petugas sudah berjibaku di titik kebakaran yang terjadi di sekitar Desa Sokoi tersebut.

"Iya, hari ini petugas sedang melakukan pemadaman di Kuala Kampar, Pelalawan," katanya, Minggu (4/7/2021).

Lokasi lahan yang terbakar di Kuala Kampar ini berada di tengah hutan belantara. Sehingga petugas kesulitan untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat.

Baca juga: Merryza Marianche, Sukses Jalani Usaha Layanan Kesehatan Homecare

"Petugas terpaksa melakukan pemadaman melalui jalur udara karena lokasi lahan yang terbakar ini sulit dijangkau lewat darat," ujarnya.

Untuk membantu proses pemadaman karhutla di Kuala Kampar ini, Satgas Udara Penanganan Karhutla Riau menurunkan dua helikopter water bombing ke lokasi kebakaran.

"Pemadaman masih dilakukan dan hari ini dua heli kita kerahkan ke lokasi untuk melakukan water boombing," katanya.

Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BPBD Pelalawan untuk sama-sama mengatasi Karhutla di wilayah ini agar Karhutla di Kuala Kampar tersebut bisa segera diatasi.

Edy mengungkapkan, saat ini ada tiga unit heli yang disiagakan untuk membantu proses pemadaman Karhutla di Riau. Dari tiga unit heli yang disiagakan tersebut, hari ini dua unit diterbangkan ke Pelalawan untuk membantu pemadaman lahan di Kuala Kampar. Sedangkan satu unit lagi masih disiagakan di Lanud Roesmin Nurjadin.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Sambil Berwisata di Taman Rekreasi Alam Mayang Pekanbaru

"Heli kita sebenarnya ada lima, tapi yang dua lagi belum kita operasikan karena masih menunggu perpanjanganya izin, permohonan perpanjangan izinya sudah kita sampaikan ke pusat," kata Edy.

Selain lima heli water boombing, saat ini juga sudah ada satu unit pesawaat yang disiagakan di Riau. Pesawat jenis Karapan Cesna ini digunakan khusus untuk patroli memantau kebakaran lahan di Riau.

"Jadi kita punya lima heli dan satu pesawat, tapi yang peswat ini khusus untuk patroli saja, sedangkan yang heli itu kelimanya bisa digunakan untuk waterbombong, tapi yang dua masih menunggu perpanjangan izin," katanya.

Baca juga: Gubernur Riau Syamsuar Ingatkan Pelamar CPNS Jangan Tergoda Iming-Iming

Baca juga: 7 Manfaat Buah Jeruk, Mulai dari Tingkatkan Imun Tubuh Hingga Lawan Radikal Bebas

--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Johanes Wowor Tanjung/ Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved