Kabar Duka, Dokter Anak Harry Simangunsong Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di RSUD Arifin Ahmad

Kabar Duka, Dokter Anak Harry Simangunsong Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di RSUD Arifin Ahmad

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
dr Harry Simangunsong 

Kabar Duka, Dokter Anak Harry Simangunsong Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di RSUD Arifin Ahmad


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Kabar dula kembali menyelimuti Tenaga Kesehatan (Nakes) di Provinsi Riau. Seorang dokter di Riau meninggal dunia akibat Covid-19, Rabu (30/6/2021) sore kemarin yakni dokter Harry Simangunsong

Sebelum meninggal dunia, dokter Harry Simangunsong sempat mendapatkan perawatan secara intensif di ruang ICU RSUD Arifin Ahmad selama seminggu lebih. Namun kondisinya terus memburuk dan akhirnya nyawanya tidak tertolong lagi.

"Kemarin sore sekitar pukul 16.50 WIB beliau meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad, kita turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya dokter Harry," kata Dirut RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau, dr Nuzelly, Kamis (1/7/2021).

dr Harry Simangunsong merupakan pensiunan dokter anak di Riau. Almarhum sebelumnya pernah bertugas di RSUD Arifin Ahmad. Namun ia sudah pensiun sejak beberapa tahun yang lalu.

Baca juga: Pemkab Siak Luncurkan Kampung Zakat di Bungaraya, Pertama di Riau

Baca juga: Pelaksanaan HUT Bhayangkara Ke-75 di Riau

Nuzelly membenarkan jika pasien meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Sebelum dirawat di RSUD Arifin Ahmad, dokter berusia 66 tahun ini sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Namun karena kondisinya terus memburuk dan membutuhkan perawatan di ruang ICU, pasien akhirnya dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau.

"Iya (meninggal) karena Covid-19, sebelumnya dirawat di RS Santa Maria, karena kondisinya semakin gawat dan butuh ICU lalu dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad," ujar Nuzelly.

Namun setelah dirawat selama sepekan lebih di RSUD Arifin Ahmad, kondisi pasien semakin memburuk. Meski petugas medis sudah berupaya maksimal dan peralatan medis sudah digunakan secara lengkap, namun nyawa dr Harry Simangunsong tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia di RSUD Arifin Ahmad.

"Di RSUD Arifin Ahmad sempat dirawat sekitar seminggu lebih lah," kata Nuzelly.

Nuzelly mengungkapkan, dr Hari merupakan salah satu dokter anak yang sebelumnya bertugas di RSUD Arifin Ahmad. Namun almahum sudah lama pensiun dan tidak lagi bertugas di rumah sakit.

"Iya dulu dokter anak di RSUD Arifin Ahmad, tapi sudah lama pensiun," ujarnya.

 

Baca juga: Launching Tim Pekanbaru Warrior FC Liga 3

Baca juga: BWA Salurkan 22.248 Al-Quran di Riau

--

(tribunpekanbaruWIKI.com/Syaiful Misgiono)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved