BPOM Izinkan Penggunakan Darurat Vaksin Moderna, Efikasi 94,1 Persen

BPOM Izinkan Penggunakan Darurat Vaksin Moderna, Efikasi 94,1 Persen. Penerbitan EUA ini berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com / aan ramdani
Ilustrasi: Vaksinator akan memberikan vaksin kepada peserta vaksinasi massal tahap ke 2 di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Senin (1/3/2020). (tribunpekanbaruwiki/com/ aan ramdani) 

BPOM Izinkan Penggunakan Darurat Vaksin Moderna, Efikasi 94,1 Persen

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengumumkan penerbitan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 Moderna, Jumat (2/7/2021).

Penerbitan EUA ini berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19, ITAGI, dan BPOM.

Penny mengungkapkan, berdasarkan data hasil uji klinis fase ketiga menunjukkan efikasi vaksin Moderna mencapai 94,1 persen pada kelompok usia 18-65 tahun.

"Untuk data efikasi berdasarkan data uji klinis fase ketiga menunjukkan adanya 94,1 persen pada kelompok usia 18-65 tahun dan 86,4 persen untuk usia di atas 65 tahun," ujar Penny dalam konferensi pers virtual pada Jumat.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito (tangkapan layar YoutUbe Sekretariat Presiden)

Baca juga: PPKM Darurat Segera Diberlakukan, Wawako Pekanbaru Imbau Masyarakat Tidak Bepergian Ke Jawa-Bali

Baca juga: Launching Tim Pekanbaru Warrior FC Liga 3


Selain itu, hasil uji klinis fase ketiga juga menyatakan vaksin Moderna aman untuk kelompok populasi masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta.

Adapun komorbid yang dimaksud yakni penyakit paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit lever hati, dan HIV.

"Penerbitan EUA ini untuk merespos kebutuhan vaksin yang sangat tinggi dan upaya pemerintah dalam memperluas cakupan akses vaksin dengan intensitas program vaksinasi nasional," tambah Penny.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya juga mengatakan, pemerintah akan menerima sebanyak 4 juta dosis vaksin Moderna dalam bentuk hibah dari Amerika Serikat.

"Kita juga akan dapat (vaksin dalam bentuk hibah) dari Amerika Serikat dengan bantuan pak Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan, 4 juta Moderna yang juga akan kita dapat dalam waktu singkat," kata Budi melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/7/2021).

Budi mengatakan, pemerintah juga akan menerima 2,1 juta dosis vaksin AstraZeneca dalam bentuk hibah dari Pemerintah Jepang. Saat ini, sebanyak 998.400 dosis vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Jepang telah didatangkan ke Tanah Air. "Dan ini bukan yang terakhir, jadi mungkin ada yang satu lagi lainnya," ujarnya

Baca juga: Nikmati Durian Tembaga khas Bengkalis yang Mulai Langka

Baca juga: Seleksi Penerimaan CPNS di Riau Diumumkan Besok, 30 Juni 2021


--
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPOM Terbitkan Izin Darurat untuk Vaksin Moderna, Efikasi 94,1 Persen", Klik untuk baca: https://nasional.kompas.com/read/2021/07/02/11033821/bpom-terbitkan-izin-darurat-untuk-vaksin-moderna-efikasi-941-persen.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved