Sedang Musim Durian di Bengkalis Riau, Pedagang Bisa Jual 200 Buah Sehari

Kabupaten Bengkalis, Riau kini sedang musim buah durian. Sehingga sangat mudah untuk menjumpai para pedagang durian.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Pedagang durian di Jalan Diponegoro Bengkalis 


Sedang Musim Durian di Bengkalis Riau, Pedagang Bisa Jual 200 Buah Sehari


TRINBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kabupaten Bengkalis, Riau kini sedang musim buah durian. Sehingga sangat mudah untuk menjumpai para pedagang durian.

Satu diantaranya bisa dijumpai di Jalan Diponegoro Bengkalis, tepatnya di depan trotoar jalan sekitaran SD Komplek.

Tentu ini merupakan waktu yang pas bagi para pecinta durian juga berkunjung ke Kabupaten Bengkalis

Harga durian yang ditawarkan oleh pedagang di sana cukup bervariatif. Tergantung ukuran besar buah durian yang dibeli.

"Kalau yang kecil kecil saat ini kita jual kisaran 50 ribu rupiah untuk tiga buah durian. Sedangkan ukuran besar apalagi yang isinya tembaga dan tebal itu kisaran 150 rupiah perbuahnya," ungkap Dani salah satu pedagang durian kepada tribunpekanbaruwiki.com, Rabu (23/6/2021) siang.

Baca juga: Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke-237

Menurut dia, untuk durian tembaga saat ini masih sedikit. Belum banyak yang gugur dari patangnya. Sementara durian biasa sudah mulai banyak yang berguguran.

"Prediksi kita kemungkinan menjelang akhir bulan ini diperkirakan akan banyak durian gugur. Bisa jadi penjual durian akan banjir nantinya," tambahnya.

Jika kondisi durian sudah banjir, harga durian bisa lebih murah lagi dari harga saat ini. "Bisa jadi yang kita jual hari ini tiga buah lima puluh rupiah turun, perbuahnya hanya sepuluh ribu rupiah," ungkapnya.

Baca juga: Jadwal Seleksi CPNS 2021 dan PPPK Masih Tunggu Panselnas

Dani yang berjualan durian sejak sebulan terakhir saja cukup menguntungkan. Sehari saja dirinya bisa menjual durian sekitar 150 sampai 200 buah durian perharinya.

"Belum lagi kalau ada pesanan dari luar, biasanya lebih banyak sehari kalau orang dari luar Bengkalis bisa pesan sekali kirim sampai 500 Buah," terangnya.

Meskipun rutin menjual durian setiap tahunnya, ternyata Dani tidak menjual durian hasil kebunnya sendiri. Dirinya membeli juga durian tersebut dari pengumpul.

"Kalau kita beli juga dari pengumpul di kampung, pengumpul mendapat durian dari kebun kebun warga mereka beli langsung setiap harinya," tandasnya.

--
(tribunpekanbaruWIKI.com/Muhammad Natsir)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved