Mimbar Masjid Syahabuddin di Siak Riau ini Sudah Berusia 300 Tahun

Mimbar Masjid Syahabuddin di Siak Riau ini Sudah Berusia 300 Tahun, di bagian kubah mimbar terdapat angka bertulisan Arab 1178 masehi

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com
Penampakan mimbar dan mihrab masjid Syahabuddin, Siak Sri Indrapura. 

Ada Imam Khusus Saat Zaman Kerajaan Siak

Pada zaman itu ada dua bilal dalam satu salat Jumat. Satu bilal berdiri di bagian depan dan satunya lagi berdiri di bagian damping arah ke sungai Siak. Azan dikumandangkan oleh dua bilal itu sehingga lantunannya sampai ke masyarakat sekitar.

Masjid Syahabudin ini juga memiliki imam khusus yang dipilih secara selektif pada masa kerajaan Siak dahulu.

"Dipilih oleh para Mufti kerajaan atau para ulama kerajaan. Bacaan suratnya diuji. Tapi pada masa itu cuma bacaan alfatihahnya saja yang dites," kata Muzani.

Imam tetap di masjid Syahabudin itu adalah Tuan Faqih Abdullah dari Solok, Sumatera Barat. Hanya dia saat itu yang lulus tes dari Mufti kerajaan.

"Sultan Siak dalam memajukan kerajaan Siak selalu membuka diri kepada siapapun. Sultan selalu mengajak orang-orang yang mempunyai keahlian ke Siak untuk mengajarkan keahlian itu kepada masyarakat,” kata dia.

Baca juga: Yayasan Tabungan Wakaf Umat Berikan Paket Sembako untuk Imam Masjid Paripurna Se Pekanbaru

Baca juga: Masjid Baiturrahman Dumai, Masjid Bersejarah Peninggalan Syech Umar

Muzani juga menyebut, tukang pangkas rambut Sultan juga ada dua orang, keduanya dari Sumatra Barat. Abdullah Mukhtar Harahap dari Sumatra Utara diangkat sebagai penasehat, karena beliau juga seorang ulama.

"Sementara khatibnya yakni Imam Hamzah tinggal di Mempura. Setiap hari beliau menggunakan sampan datang ke masjid Syahbuddin dan Imamnya Faqih Abdullah," kata Said Muzani.

Muzani mengatakan sosok Sultan Syarif Kasim II sebagai seorang wara’, yang sangat alim dan taat.

"Apa yang diucapkan sultan biasanya terjadi. Jika sultan pergi ke Bagan Siapi-api,orang-orang Cina di Bagan itu meminta kaki sultan dicelupkan ke air sungai itu, sehingga dalam waktu beberapa saat ikan bermunculan ke permukaan," beber Muzani.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved