Tahki Koffie, Tempat Kulineran Asyik di Pekanbaru

Tahki Koffie satu diantara tempat kulineran asyik yang ada di Kota Pekanbaru.Tahki Koffie berada di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Lima Puluh

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaruwiki.com/aanramdani
Sajian Laksa ala Tahki Koffie 

Tahki Koffie, Tempat Kulineran Asyik di Pekanbaru


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Tahki Koffie satu diantara tempat kulineran asyik yang ada di Kota Pekanbaru.

Tahki Koffie berada di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru (Sebrang Samping Polsek Lima Puluh).

di Tahki Koffie tersedia berbagai maca menu makanan dan minuman yang bisa dicicipi.

Diantaranya menu andalan yang bisa dicicipi di Tahki Koffie adalah Laksa. Laksa merupakan makanan yang cukup populer di negara Singapura dan Malaysia.

di Tahki Koffie kudapan bernama Laksa ini diolah sedikit berbeda. Beberapa bahan dimodifikasi, Laksa makanan yang memang identik dengan masakan bersantan, terlebih Laksa yang dijumpai di Sungapura dan Malaysia.

Baca juga: Galopuong Ondam, Makanan Khas Kampar Riau

Menu Laksa di Tahki Koffie ini menggunakan Whipped Cream dan tambahan sedikit santan, tujuannya supaya tidak terlalu banyak lemak atau low fat.

Kemudian untuk menciptakan rasa kuah yang pedas, gurih dan sedikit manis, Laksa di Tahki Koffie ditambahkan terasi dan irisan cabai rawit.

"Kalau Laksa pada umumnyakan santanya kental, kita disini gunakan hipped Cream, tapi sensasi santannya tetap dapat," jelas Ririn pemilik Tahki Koffie saat berbincang dengan tribunpekanbaruWIKI.com, Rabu (16/6/2021) lalu.

Lebih lanjut disampaikan Ririn, takaran Whipped Cream harus pas, jika terlalu banyak maka rasanya akan mengarah ke Fettucini. Fettuccini merupakan makanan sejenis pasta yang populer di Romana dan masakan Toskana dalam seni kuliner Italia.

Selain menggunakan Whipped Cream, Laksa ala Yahki Koffie menggunakan isian Mie Sagu dan Kwetiau. Ditambah isian udang, telur rebus dan toge. Dibanderol dengan harga Rp. 15.000 per porsi.

Bagi anda pecinta mie instan bisa juga mencicipi menu ini di Yahki Koffie. Ririn juga mengaplikasikan krim untuk mie instan. Kuah mie instan dari krim keju dan susu. Sehingga terasa lebih lembut di lidah.

Ia hanya memakai sebagian bumbu bawaan di dalam kemasan mie instan. Sehingga cita rasa khas mie instan yang sudah familiar dengan lidah orang Indonesia tidak hilang. Harganya Rp. 12.000 seporsi.

Baca juga: Ketupat Serundeng, Makanan Khas Masyarakat Bengkalis Saat Lebaran

sajian Menu Mie Instan Ala Tahki Koffie
sajian Menu Mie Instan Ala Tahki Koffie (tribunpekanbaruwiki.com/aanramdani)


Cemilan Tahu Walik Isian Bakso Tenggiri

Selain dua menu diatas tadi, Yahki Koffie juga menyediakan menu camilan. Tahu Walik merupakan camilan paling favorit yang nikmat sebagai teman kopi.

Ririn juga memberi sedikit sentuhan modifikasi pada camilan ini. Biasanya, makanan khas Banyuwangi ini diberi isian aci. "Saya kasih isian bakso ikan tenggiri dan bakso ayam," ungkapnya.

Disebut Tahu Walik, karena memang cara membuatnya dibalik. Bagian dalam tahu dibalik, sehingga permukaannya di dalam.

Ririn menjelaskan, tahu digoreng sekilas terlebih dahulu. Setelah permukaannya agak mengeras, dalamnya ditarik keluar. Lalu, isian dimasukkan.

Tahu Walik yang renyah di Tahki Koffie
Tahu Walik yang renyah di Tahki Koffie (Istimewa)

Tahu kembali digoreng. Sehingga dalamnya yang sudah keluar memberi sensasi renyah jika digoreng. Lebih nikmat dimakan dicocol ke saus pedas atau kecap. Bagi tribuners yang ingin mencicipi cemilan Tahu Walik ini cukup dengan harganya Rp. 12.000 per porsinya.

Camilan lain, ada Cakue Ayam. Di dalam cakue diberi isian bakso ayam. Cakue dilumuri tepung agar renyah setelah digoreng. Harganya sama dengan Tahu Walik Rp. 12.000 per porsinya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved