917 Imigran Berada di Kota Pekanbaru

Berdasarkan data dari Kesbangpol Kota Pekanbaru tercatat ada 917 Imigran di Kota Pekanbaru.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Suasana pemindahan puluhan WNA asal Afganistan dari Wisma Satria ke Kos Nevada, Kota Pekanbaru, Rabu (16/6/2021) 

917 Imigran Berada di Kota Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Berdasarkan data dari Kesbangpol Kota Pekanbaru tercatat ada 917 Imigran di Kota Pekanbaru.

Imigran tersebut berasal dari Afganistan, Pakistan, Irak, Iran, Somalia, Sudan dan Rohingya.

917 Imigran tersebut ditempatkan di penampungan sementara yang berada di 8 lokasi di Pekanaru.

dari 8 lokasi penampungan tersebut sudah banyak penampungan yang melebihi kapasitas.


Ada rencana sejumlah imigran bakal pindah ke lokasi yang lebih layak. Banyak dari imigran kini terpaksa harus berdesakan tinggal di lokasi yang ditentukan.

"Maka nanti kita bakal cari lokasi, agar para imigran berada di lokasi penampungan khusus yang layak," papar
Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian kepada tribunpekanbaruwiki.com, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Semarak HUT RI, Pemkab Kampar Akan Adakan Loba Foto dan Video Batu Tilam

Pria disapa Zoel pun mempersiapkan rencana pemindahan sejumlah imigran ke lokasi yang lebih layak. Ia menyebut tim bakal mempersiapkannya dalam beberapa minggu ke depan.

Pemerintah kota bersama instansi terkait berupaya agar tidak terjadi penularan covid-19. Mereka berupaya melakukan pengawasan terhadap aktivitas imigran di masa pandemi.

"Jadi pemindahan ini adalah upaya mencegah penyebaran covid-19 di lokasi penampungan imigran," jelasnya.


Puluhan WNA asal Afganistan dari Wisma Satria ke Kos Nevada


Sebagai salah satu langkah awal, Puluhan Warga Negara Asing (WNA) asal Afganistan pindah lokasi penampungan, Rabu (16/6/2021).

Mereka pindah dari Wisma Satria di Jalan Tengku Cik Ditiro ke Kos Nevada di Jalan Kartama Kelurahan Maharatu.

Proses pemindahan karena kondisi Wisma Satria sudah penuh sesak. Satu kamar tidak cukup menampung para WNA bersama keluarganya.

Ada delapan kepala keluarga atau KK yang pindah. Jumlah totalnya mencapai 45 orang.

"Pemindahan ini karena di Wisma Satria sudah terlalu over capacity. Satu kamar ditempati lima hingga tujuh orang," terang Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian.

Menurutnya, WNA yang pindah karena beberapa anaknya beranjak dewasa sehingga tidak bisa tinggal dalam satu kamar.

Baca juga: Balai Besar KSDA Riau dan Pemkan Inhil Lepas Liarkan 2 Ekor Elang

Ia menyebut bahwa pemindahan para WNA ini agar bisa menerapkan protokol kesehatan di lokasi penampungan di wisma yang kelebihan kapasitas.

Proses pemindahan ini sempat terkendala selama tiga tahun. Ia menyebut bahwa setelah ada arahan dari Wali Kota Pekanbaru akhirnya proses pemindahan pun dilakukan.

"Maka kita laksanakan pemindahan bersama sejumlah instansi yang terkait pengungsi," paparnya.

Proses pemindahan tidak ada kendala. Ia memastikan tidak ada penolakan dalam proses pemindahan WNA.

Para WNA yang baru pindah nantinya tetap berada di lokasi tersebut. Mereka belum bisa beraktivitas di luar penampungan tersebut selama 14 hari ke depan.

"Mereka lock down selama 14 hari, terkait kebutuhan bisa dibantu petugas," ujarnya.

Baca juga: JWM Bone Setting, Terapi Untuk Kembalikan Kedudukan Tulang

Baca juga: 5 Provinsi Alami Kenaikan Kasus Aktif Covid-19, Bagaimana Riau ?


--
(tribunpekanbaruwiki.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved