Nasi Bakar Jogja di Pekanbaru

Nasi Bakar Jogja terdapat di Kota Pekanbaru di Jalan Jendral Sudirman, Persimpangan Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru.

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Nasi Bakar Jogja dengan lauk isian cakalang asap sambal Manado 

Nasi Bakar Jogja di Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Bagi pecinta kuliner di Pekanbaru yang ingin menikmati Nasi Bakar Jogja, tidak perlu jauh-jauh datang ke daerah istimewa tersebut.

Tribuners cukup datang ke Nasi Bakar Jogja yang tertelat di Jalan Jendral Sudirman, Persimpangan Jalan Tanjung Datuk, Pekanbaru.

Kuliner kaki lima ini memang memiliki daya tarik dan cukup unik yang tentu dengan cita rasa khas Yogyakarta.

Nasi bakar terbuat dari nasi liwet yang dibungkus daun pisang. Nasi bakar dalam daun pisang dibakar dengan arang. "Bakar nasinya pakai arang (kayu) bakau," ungkap Setianing Gusti Ayu, pemilik Nasi Bakar Jogja saat berbincang dengan tribunpekanbaruwiki.com, Senin (31/5/2021).

Nasi Bakar Jogja diracik terlebih dahulu dengan bumbu liwet. Ayu, sapaan akrabnya, mengatakan, nasi ditanak di dalam periuk agar cita rasa liwet lebih kuat. Kemudian ditambah dengan daun kemangi, menambah aroma sedapnya. Tekstur nasi agak pulen.

Nasi Bakar Jogja dengan lauk ayam rica-rica
Nasi Bakar Jogja dengan lauk ayam rica-rica (Istimewa)

Baca juga: Haruka Ramen, Kuliner di Pekanbaru

Ayu menjelaskan, nasi yang telah tanak kemudian dibungkus daun pisang. Di tengah gulungan nasi ada isian. Tersedia beberapa pilihan isian lauk.

Sebelum dibakar, kata Ayu, bungkus daun pisang diolesi minyak goreng. Ini agar daun pisang lebih cepat menyerap panas, lalu masuk ke nasi disertai aroma bakaran daun pisang.

Gulungan nasi dalam daun pisang dibolak-balik agar panasnya merata. "Bakarnya cukup sekitar 3 menit, panasnya sudah sampai ke dalam (nasi)," ujarnya.

Ayu menyediakan dua ukuran nasi bakar. Dimulai ukuran medium berisi dua centong nasi dengan harga mulai Rp. 8.000 sampai Rp. 12.000. Lalu ukuran lebih besar (large) berisi 3 centong nasi dengan harga Rp. 12.000 sampai Rp. 20.000. Selain ukuran, harga juga tergantung isian lauk.

 

Saat proses membakar Nasi Bakar Jogja di Warung Nasi Bakar Jogja di Pekanbaru
Saat proses membakar Nasi Bakar Jogja di Warung Nasi Bakar Jogja di Pekanbaru (Istimewa)

Baca juga: Galopuong Ondam, Makanan Khas Kampar Riau

Aneka Isian Lauk

Ayu menjadikan lauk sebagai isian nasi yang turut dibakar. Ada sembilan pilihan menu dengan isian berbeda. Dalam isian ada sayur tumis dan daun kemangi.

Cakalang merupakan isian yang pertama. Ikan cakalang salai. Ikan ditumis dan dicampur dengan sambal khas Manado.

Berikutnya isian sambal rica-rica yang terdiri dari suwiran ayam dan kentang. Lalu, isian teri sambal merah.

Ada lagi isian cumi dicampur buncis. Cumi dan buncis ditumis dengan sambal merah. Isian yang fenomenal dan terbilang banyak disukai pelanggan, kata Ayu, tinta hitam.

"Tinta cumi diambil pas dibersihkan. Tinta jadi campuran bumbu dan sambal," katanya. Isian ini gurih dan pedas.

Ayu juga memasukkan unsur Melayu pada isiannya. Ada isian ikan Baung kecil salai yang disambal hijau cabai rawit khas Yogyakarta.

Berikutnya, isian Udang Vaname yang disambal merah dicampur petai. Terakhir, isian Teri Sambal Jakarta. "Teri dan petai disambal rawit, tambah daun ubi tumis," ujarnya.

Tempe Mendoan
Tempe Mendoan (Istimewa)

 

Baca juga: Ketupat Serundeng, Makanan Khas Masyarakat Bengkalis Saat Lebaran

Baca juga: Daftar 5 Makanan yang Sebabkan Susah Tidur

Halaman selanjutnya

Lontong Isian Tumis

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved