Eva Puri Herawati Semangat Jalankan Tiga Usaha

Eva Puri Herawati merupakan perempuan yang gigih dalam menjalankan usaha, Kini Eva Puri Herawati menjalankan tiga jenis usaha.

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Eva Puri Herawati 

Eva Puri Herawati Semangat Jalankan Tiga Usaha

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Eva Puri Herawati merupakan perempuan yang gigih dalam menjalankan usaha, menurutnya Jejaring atau relasi sangat berguna dalam membangun bisnis. Hubungan pertemanan tentunya harus dipupuk agar tidak sekedar tumpang kepentingan kepada orang lain.

Inilah yang dilakukan Eva Puri Herawati. Tiga bisnis yang dijalankannya sekarang berkembang berkat jejaring dimiliki Eva. Ketiga bisnis itu, Go Piknik bergerak di bidang biro perjalanan, Saung Kopi dan Katering di bidang kuliner dan Tiva EO di bidang Event Organizer.

"Mengembangkan bisnis dari pertemanan aja," ungkap Eva, Senin (31/5/2021). Go Piknik usaha yang terlama digelutinya. Dimulai sejak 2012 atau sudah berjalan sembilan tahun. Kini, ia telah memiliki tiga kantor. Tersebar Pekanbaru sebagai pusat, Bandung dan Bali.

Jejaring membuatnya dapat membuka cabang di kota berbada. Bisnis ini digelutinya saat bekerja di sebuah perusahaan kontraktor. Kebutuhan tiket pesawat cukup besar di tempatnya bekerja. Ia melihat ada peluang bisnis dengan menjual tiket pesawat.

Baca juga: Tia Juwita, Wanita Sukses Berbisnis Kerjainan Rotan di Pekanbaru

Baca juga: Desi Wahyuni, Berhasil Jalani Usaha Apotek di Pekanbaru

Kala itu, untuk membuka biro perjalanan sangat mudah. Ia bisa melakukan pemesanan (booking) dan penerbitan dokumen tiket pesawat (issued) dimana saja. "Nggak harus punya tempat, bisa jualan (tiket)," ungkapnya.

Lalu regulasi diperketat. Pemerintah mewajibkan biro perjalanan memiliki tempat usaha dan izin lengkap karena maraknya penipuan. Akhirnya ia memutuskan mundur dar perusahaan sebagai karyawan agar fokus menjalankan usahanya di biro perjalanan.

Pada 2013, kantor biro milik Eva mulai beroperasi. Ada teman yang mengajak bekerja sama. Tetapi di masa itu, Online Travel Agent (OTA) berkembang pesat dengan harga yang jauh lebih murah.

Mau tidak mau, Eva harus berinovasi agar tidak terlindas OTA. Maka dari yang semula hanya tiket, ia membuka layanan paket perjalanan. "Kalau begini, nggak bisa jual tiket lagi nih," ujar wanita 38 tahun ini.

Eva mulai mengajukan proposal paket perjalanan ke koneksinya. Butuh waktu untuk memperkenalkan usahanya agar benar-benar dipercaya. "2015 Eva buka open trip. Alhamdulillah, trip pertama ke Bangkok 35 orang," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved