Berada Ditengah Pulau Sumatera, Riau Masa Depan Pariwisata Indonesia

Riau Masa Depan Pariwisata Indonesia, hal ini disampaikan oleh Gubernur Riau Syamsuar dalam webinar nasional dengan tema Sumatera Travel Destination

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Gubernur Riau Syamsuar saat menjadi pembicara dalam webinar nasional dengan tema Sumatera Travel Destination Summit, yang digelar Tribun Network, Rabu (2/6/2021) 

Berada Ditengah Pulau Sumatera, Riau Masa Depan Pariwisata Indonesia

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- - Letak Provinsi Riau yang berada ditengah-tengah Pulau Sumatera menjadi salah satu keunggulan tersendiri dalam pengembangan dunia pariwisata. Apalagi jika kedepan tol Trans Sumatera sudah terhubung, maka Riau akan menjadi daerah yang banyak dikunjungi para wisatawan.

Saat ini di Riau sudah ada Tol yang menghubungkan antara Kota Pekanbaru dengan Kota Dumai. Sebentar lagi akan diresmikan Tol Pekanbaru - Bangkinang. Selain itu, Tol Pekanbaru, Rengat dan Jambi juga sedang dalam persiapan. Termasuk tol Pekanbaru - Padang Sumatera Barat dan Tol Pekanbaru - Rantau Prapat Sumatera Utara.

"Riau berada di tengah Sumatera. Kami yakin kedepan Riau merupakan daerah wisata masa depan pariwisata di Sumatera bahkan di Indonesia," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar didampingi Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rahmat saat menjadi pembicara dalam webinar nasional dengan tema Sumatera Travel Destination Summit, yang digelar Tribun Network, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Asyik, Bupati di Kepulauan Meranti Riau ini Perintahkan Pegawainya Ngopi

Baca juga: Raih Anugerah Pesona Indonesia, Infrastruktur Destinasi wisata Batu Tilam Dibenahi

Selain Gubri Syamsuar, webinar yang dibuka langsung oleh CEO Tribun Network Dahlan Dahi ini juga dihadiri oleh sejumlah Gubernur se Pulau Sumatera.

Istimewanya, webinar ini juga menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebagai Keynote speaker. Selain itu juga ada sejumlah narasumber lainya yang mengisi acara ini. Acara webinar ini dipandu langsung oleh Head of Newsroom Sripo - Tribun Sumsel, Hj L Weny Ramdiastuti.

Melihat pentingnya acara webinar ini, sejumlah gubernur pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini. Para gubernur se Sumatera ini berlomba menjual potensi pariwisata di daerahnya masing-masing. Begitu juga dengan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar .

Lewat webinar tersebut, Gubri Syamsuar didamping Kepala Dinas Pariwisata Riau, Ronni Rahmat berharap dengan potensi pariwisata yang dimiliki Riau, pemerintah pusat bisa memberikan bantuan terhadap pengembangan pariwisata di Riau. Sehingga dengan berkembangnya pariwisata di Riau juga akan dapat meningkatkan usaha kecil dan ekonomi kreatif.

"Semua kita lakukan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat, dan perekonomian nasional serta menyejahterakan masyarakat Riau," ujarnya.

Salah satu destinasi wisata di Riau yang masih butuh perhatian pemerintah adalah Pulau Rupat yang berada di Kabupaten Bengkalis.

Pulau Rupat disiapkan menjadi tempat wisata andalah di Riau. Pemandangan alam yang sejuk dengan hamparan pantai pasir putih sepanjang 24 kilo meter menjadi salah satu daya tarik pulau yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini.

Baca juga: Asia Heritage, Destinasi Wisata Viral di Pekanbaru

Baca juga: Kepala Desa Merbau di Pelalawan Riau Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa

"Harapan kami Pak menteri pariwisata bisa mensuport kami untuk pengembangan daerah pariwisata, di Riau ada banyak daerah yang punya potensi untuk dikembangkan sebagai daerah pariwisata. Kami butuh dukungan dari pemerintah pusat untuk pengembangan daerah tersebut. Misalnya Pulau Rupat yang sudah masuk dalam kawasan pariwisata nasional, tapi masih butuh perhatian dari pemerintah pusat lagi agar kawasan ini benar-benar bisa menjadi kawasan strategis pariwisata nasional," katanya.

Gubri Syamsuar memaparkan, bahwa pesona alam yang dimiliki Pulau Rupat tidak kalah menariknya dengan Pulau Bintan yang ada di Kepulauan Riau. Sama-sama berbatasan dengan negara tetangga. Bintan berbatasan dengan Singapore, sedangkan Pulau Rupat berbatasan dengan Malaka.

"Sama-sama kita ketahui bahwa jumlah wisatawan terbesar di Malaysia itukan ada di Malaka, kalau ini bisa kita konekkan antara Pulau Rupat dengan Malaka, maka kunjungan wisatawan ke Pulau Rupat ini akan meningkat. Sebab para wistawan ini kan jenuh juga berkunjung kesitu-situ saja, tentu mereka juga butuh tempat-tempat yang baru," ujarnya.

Dalam webinar tersebut, Gubri Syamsuar menjelaskan soal badai Pandemi Covid-19 yang merontokan sektor pariwisata di Riau. Dengan adanya wabah ini, tidak kurang dari 138 event pariwisata di Riau batal digelar karena terdampak Pandemi Covid-19.

"Sebanyak138 event pariwisata di Riau tiap tahun terhenti akibat Covid-19 dan kita tidak tau sampai kapan pandemi ini akan berakhir," katanya.

Event pariwisata yang batal digelar tersebut tidak hanya event denga skala lokal maupun nasional saja, namun ada banyak event pariwisata berskala internasional yang juga batal digelar akibat Pandemi Covid-19.

"Banyak event bertaraf internasional, seperti tour de Siak yang terhenti sejak 2020 sejak ada pandemi Covid-19. Kemudian di tahun 2020 kita bekerjasama dengan Polda Riau juga akan menggelar jugle run, maraton di dalam hutan, banyak peserta yang menyatakan ikut, lebih 300 peserta, bahkan banyak juga yang dari mancanegara, terutama dari jepang. Namun karena Pandemi kegiatan itu tidak bisa kita laksanakan," katanya.

Akibat badai Covid-19 yang belum tau kapan akan berakhir ini, Riau praktis hanya bisa berharap dari kunjungan wisatawan lokal saja. Sebab saat ini Riau belum menerima kunjungan wisatawan asing. Termasuk dari Malaysia dan Singapore.

"Jadi turis domestik lah yang saat ini bisa kita harapkan untuk bisa menikmati wisata di Riau baik wisata alam, budaya dan wisata religi yang ada di Riau," kata Gubri Syamsuar .

Baca juga: Daftar 6 Penghargaan yang Diraih Riau Dalam Anugerah Pariwisata Indonesia 2020

Baca juga: Wisata Batu Tilam di Kampar Riau Menjadi Surga Tersembunyi Terpopuler Dalam API 2020


--
(tribunpekanbaruwiki.com/Syaiful Misgiono)

 

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved