346 Desa di Riau Rawan Karhutla

346 Desa di Riau ditetapkan sebagai desa Rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan Riau terus diupayakan oleh tim gabungan hingga Minggu (14/03/2021) 

346 Desa di Riau Rawan Kebakaran Lahan dan Hutan

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - 346 Desa di Riau ditetapkan sebagai desa Rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Penetapan desa rawan Karhutla ini dinilai sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla, sehingga menjadi lebih waspada.

Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, Selasa (1/6/2021) menyampaikan bahwa langkah strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau dalam menangani Karhutla yaitu dengan melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang rawan terhadap terjadinya kebakaran.

Edy menjelaskan bahwa dalam menanggulangi karhutla, Pemprov Riau lebih banyak mengantisipasi terhadap apa yang telah pernah terjadi pada tahun tahun sebelumnya.

"Sehingga dengan dasar itulah kita lakukan pencegahan dan ditambah lagi dengan arahan pak presiden yang kemudian dilakukan perencanaan penanganan terhadap karhutla oleh Pemprov Riau," ujarnya.

Baca juga: Video Buaya Makan Kambing Warga di Indragiri Hilir Riau Viral

Baca juga: Asyik Main Game di Warnet Pekanbaru, Ternyata Reaktif Covid-19

Upaya yang dilakukan supaya tetap aman dari Karhutla, karena dampak dari Karhutla sangat besar diantaranya perekonomian terhambat, bandara tutup dan akan sekolah sempat diliburkan karena asap yang begitu membahayakan bagi kesehatan.

Edy mengatakan bahwa keberhasilan dalam menanggulangi karhutla pada tahun 2020 yaitu mengacu pada tahun-tahun sebelumnya sehingga Pemprov Riau melakukan evaluasi dan mengikuti sesuai arahan presiden.

"Inilah yang kita lakukan, evaluasi dan melaksanakan arahan presiden salah satunya untuk melakukan deteksi dini dan dengan dasar itulah kita mencoba mengambil langkah-langkah di 2020 bisa terlaksana dengan terkoordinasi," ujarnya.

Lebih lanjut Wagubri menjelaskan, penanggulangan Karhutla di Provinsi Riau tentunya melibatkan berbagai pihak mulai dari TNI, Polri, Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Menggala Agni, Masyarakat peduli api dan semua tokoh dilibatkan dalam menangani masalah tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved