Dijadikan Tempat Mesum, Tenda Ceper Pedagang di Kawasan Stadion Utama Riau Disita Satpol PP

Satpol PP Pekanbaru menyita sejumlah tenda ceper milik pedagang di Kawasan Stadion Utama Riau, Senin (31/5/2021).

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Petugas Satpol PP Pekanbaru terlihat menyita payung atau dikenal dengan istilah tenda ceper milik pedagang yang diduga digunakan sebagai tempat mesum di Kawasan Stadion Utama Riau, Senin (31/5/2021) 

Dijadikan Tempat Mesum, Tenda Ceper Pedagang di Kawasan Stadion Utama Riau Disita Satpol PP

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Satpol PP Pekanbaru menyita sejumlah tenda milik pedagang di Kawasan Stadion Utama Riau, Senin (31/5/2021).

Tenda tersebut dikenal dengan sebutan tenda ceper karena memang posisi payung tenda dipasang sangat rendah dan tidak biasa sehingga disebut dengan istilah tenda ceper. Lokasi tersebut diduga kerap menjadi tempat mesum muda-mudi.

Keberadaan tenda yang diduga menjadi tempat mesum ternyata meresahkan masyarakat sekitar.

Bahkan sebelum itu juga sempat viral beberapa video dimedia sosial. Dalam video yang diunggah tersebut terlihat pasangan laki-laki dan perempuan melakukan perbuatan tidak senonoh dibali tenda ceper tersebut.

"Kita langsung melakukan penertiban, apalagi tenda ceper ini sudah sempat muncul di media sosial," tegas Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang kepada tribunpekanbaruwiki.com, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Kepala Desa Merbau di Pelalawan Riau Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa

Baca juga: Desa Bukit Intan Makmur Rohul Masuk Nominasi 7 Desa Pangan Aman Nasional

Menurutnya, tim tidak cuma membubarkan aktivitas tenda ceper di kawasan itu. Mereka juga mengingatkan agar pemilik tenda tidak lagi menyediakan tenda ceper.

Mereka pun mengamankan satu persatu tenda ceper di sekitar Jalan Naga Sakti.
Ada 16 payung terpaksa diamankan petugas lantaran diduga kuat menjadi tenda ceper.

"Kita tidak cuma amankan tendanya, tapi juga beri peringatan kepada pemilik tenda," ujarnya.

Iwan mengaku tidak segan mengangkut oknum pengunjung yang memanfaatkan tenda ceper untuk mesum. Ia mebegaskan bahwa tindakan itu termasuk tindakan asusila.

"Jadi kalau sudah meresahkan, tentu kita angkut saja untuk diamankan," tegasnya.

Baca juga: Haruka Ramen, Kuliner di Pekanbaru

Baca juga: Munuman Air Mata Pengantin Asal Indragiri Hulu Riau


--
(tribunpekanbaruwiki.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved