Makeup Ala Ratu Jodha Jadi Trend Rias Pengantin di Pekanbaru

Makeup Ala Ratu Jodha Jadi atau ala bollywood Trend Rias Pengantin di Pekanbaru

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Makeup Ala Ratu Jodha Jadi Trend Rias Pengantin di Pekanbaru 

Makeup Ala Ratu Jodha Jadi Trend Rias Pengantin di Pekanbaru


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Penampilan gaya India sedang tren di Indonesia, termasuk Pekanbaru. Ini dibuktikan dengan semakin seringnya pengantin menggunakan riasan negeri bollywood tersebut.

Gie Rianto Agus, seorang Make Up Artist (MUA) Profesional di Pekanbaru, mengungkapkan, riasan India tren untuk acara pernikahan. Ia menyebut, riasan wajah ini ala Ratu Jodha atau dapat disebut dengan Queen Look atau Indian Look.

"Make Up ini (Queen Look) lebih memfokuskan ke mata untuk eyecatching," ungkap Gie, Jumat (21/5/2021). Ia memanfaatkan warna yang lebih kuat untuk mempertegas area mata.

Ia sendiri tidak memberi pewarnaan yang membuat area mata sampai tampak terlalu gelap. Tetapi masih tetap tampak elegan.

Gie menjelaskan, orang India dan Timur Tengah umumnya memiliki alis yang tebal dan posisinya dengan tulang dahi yang tegas. Untuk alis, ia memberi tipe berserat yang khas pada mekap kekinian. "Jadi, unsur modern dimasukin juga," katanya.

Baca juga: Heboh Teller Cantik Bank di Riau Bobol Rekening Nasabah Rp 1,3 Miliar

Baca juga: Profil Veni Ayu Oktaviana, Sukses Rintis Usaha Kecantikan

Makeup Ala Ratu Jodha
Makeup Ala Ratu Jodha (Istimewa)

Guna mempertegas alis dengan tulang dahi, Gie memberi warna kombinasi cokelat dengan oranye untuk eyeshadow. Kelopak mata tampak lebih dalam Tetapi dibatasi agar tampak tidak terlalu menor. Area mata tampak anggun, tetapi karakteristik riasan tetap dipertahankan.

Menurut Gie, pemilihan bulu mata juga mempengaruhi hasil dari riasan ini. Seperti diketahui, orang India memiliki bulu mata yang lebat. Maka, riasan ini lebih menonjolkan kelentikan bulu mata yang panjang dengan bulu mata palsu di atas dan bawah untuk menambah ketajaman.

Gie mengemukakan, unsur riasan ini yang utama berikutnya adalah contouring. Riasan kontur fokus pada area T-Zone. Yakni, dari batas hidiung sampai tulang dahi. Contouring, kata dia, difokuskan untuk memberi penajaman ke depan.

"Contouring membuat hidung tanpak lebih mancung dan runcing," kata Gie. Sedangkan untuk area pipi, rahang dan dagug, tetap dikontur. Tetapi tidak terlalu fokus. Pada tiga area ini, riasan hanya lebih mengikuti bentuk asli wajah.

Gie menekankan pada pemakaian blush on di area pipi yang tidak terlalu berlebihan. Jika blush on terlalu kuat, riasan wajah menjadi tampak terlalu penuh. Sehingga mengurangi kefokusan pada mata, contouring di T-Zone.

Gie memiliki pembeda dengan riasan India pada umumnya. Menurut dia, riasan India pada area mata umumnya memainkan pemakaian eyeliner. Tetapi ia lebih fokus pada riasan pada bulu mata dan kontur.

Selanjutnya untuk bibir. Gie mengatakan, riasan ini menambah ketebalan bibir. "Tapi (bibir) nggak terlalu dower atau memble," katanya. Riasan bibir lebih bulat dengan warna lipstik yang cerah.

 

Baca juga: Kompol Yuni Purwanti , Polwan Cantik Terciduk Pakai Sabu

Baca juga: Kefi Zulfa Salsabila, Model Berhijab Cantik Asal Pekanbaru Riau

Aneka Aksesoris Khas

Wanita India merupakan pecinta aksesoris. Tak ayal, dandanan mereka dipenuhi dengan aneka aksesoris. Di kepala, tangan hingga kaki.

Meski tidak selengkap dandanan aslinya pada wanita India, tetapi setidaknya ada aksesoris wajib yang lazim digunakan untuk dandanan wanita di tanah air. Di samping busana.

Gie mengungkapkan, pemakaian aksesoris merupakan penanda khas riasan India. Salah satunya Dupatta. Dupatta adalah kain penutup kepala.

Aksesoris lain di kepala yakni, Matha Patti. Aksesoris ini digunakan untuk menutup batas antara rambut dengan dahi. Hijaber dengan riasan India juga banyak menggunakan aksesoris yang satu ini.

Oleh karena aksesoris yang memberi kekhasan, Gie mengatakan, riasan India sulit diaplikasikan untuk penampilan kasual atau sehari-hari. "Make up-nya Indian, tapi busananya kasual, malah nggak matching," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1111 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved