Asyik Kulineran Malam, Ratusan Orang di Pekanbaru Langsung Dirapid Test Antigen

Ratusan pengunjung kuliner malam di Pekanbaru terjaring razia protokol kesehatan covid-19, Sabtu malam (22/5/2021)

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Pengunjung salah satu tempat kuliner malam di Pekanbaru dilakukan rapid test antigen , Sabtu malam (22/5/2021) 

Asyik Kulineran Malam, Ratusan Orang di Pekanbaru Langsung Dirapid Test Antigen

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Ratusan pengunjung kuliner malam di Pekanbaru terjaring razia protokol kesehatan covid-19, Sabtu malam (22/5/2021), pengunjung yang sedang kulineran pun langsung dilakukan rapid test antigen.

Razia yang dilakukan Satpol PP bersama pihak terkait ini masih dalam upaca pencegahan penyebaran covid-19 dengan melakukan pembubaran pusat-pusat keramaian.

Dalam razia tersebut, petugas kesehatan mengambil satu persatu sampel dari para pengunjung.
Ada 268 orang yang menjalani rapid test antigen.

Hasil tes ini menyatakan tiga orang ternyata reatif. Petugas langsung melakukan swab test atau tes usap.

Hasilnya ketiga orang yang jalani tes positif covid-19. Satu di antaranya kedapatan bergejala sehingga harus jalani perawatan medis di RSD Madani.

Baca juga: Telkomsel Perluas Cakupan VoLTE Hingga 230 Kota di Indonesia

Baca juga: Riau Kerahkan 50 Mobil Dinas Untuk Oprasional Penanganan Covid-19 , Daftar Kontak Supirnya

Dua orang lainnya menjalani isolasi mandiri karena tidak punya gejala.

"Setelah kita gelar rapid test antigen, ada tiga yang reaktif dan ternyata usai swab test mereka positif covid-19. Padahal mereka ikut nongkrong di sana," ujar Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang, Minggu (23/5/2021).

Menurutnya, ratusan orang itu menjalani swab test di satu tempat makan di Jalan Jendral Sudirman. Ada delapan orang yang menjalani rapid test antigen.

Hasilnya satu orang positif covid-19. Satu titik lagi Bandrek House 46 di Jalan Tuanku Tambusai.

Ada 200 orang menjalani swab test di kerumunan tersebut. Hasilnya dua orang terindikasi positif covid-19.

Iwan menegaskan bahwa tim terus menggelar giat serupa. Mereka ingin memastikan kondisi kesehatan pengunjung pusat keramaian.

"Kita pastikan tidak ada yang menolak, sebab kita menyasar kerumunan," terangnya.

Tim gabungn melakukan patroli dalam rangka pelaksanaan prokes Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ia menyebut patroli ini untuk mengantisipasi dampak penularan covid-19.

Baca juga: Modifikasi Daihatsu Sigra Jadi Ceper dan Feminim

Baca juga: Makan Unik di Pekanbaru, Bunglon Burger

Baca juga: Wisata Batu Tilam di Kampar Riau Menjadi Surga Tersembunyi Terpopuler Dalam API 2020


--
(tribunpekanbaruwiki.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved