Makan Unik di Pekanbaru, Bunglon Burger

Salah satu makanan unik yang ada di Pekanbaru adalah Bunglon Burger. Outlet Bunglon Burger ini berada di Jalan Jendral, Sukajadi, Pekanbaru.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
salah satu menu buger di Bunglon Burger dengan racikan Roti hitam, merah dan coklat dengan patty double 

Makan Unik di Pekanbaru, Bunglon Burger

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Salah satu makanan unik yang ada di Pekanbaru adalah Bunglon Burger.

Outlet Bunglon Burger ini berada di Jalan Jendral, Sukajadi, Pekanbaru.

Pemilik Bunglon Burgern ini merupakan adik kakak bernama Pandy dan Willy.

Filosopi nama Bunglon Burger ini menurut Pandy memang diambil dari nama satwa Bunglon yang bisa berubah warna, sehingga memiliki banyak warna.

Seperti halnya Bunglon Burger yang menyediakan berbagai pilihan warna pada rotinya.

Baca juga: Mie Lendir Kuliner Khas Riau


Pandy menjelaskan, sekarang roti burger bermacam warna banyak dijumpai. Tetapi masih monokrom. Seperti kuning, hitam (black burger), merah, hijau dan lain-lain.

Berbeda dengan roti burger milik Pandy. Pada satu buah roti terdiri dari beberapa warna. Tak hanya tampak di permukaannya. Perbedaan warna juga tampak di dalamnya jika roti dibelah.

Roti dibuat khusus oleh salah satu produsen di Pekanbaru yang bekerja sama dengan Pandy. Ia memodifikasi warna roti burger dari yang telah ada.

"Roti burger yang biasa warnanya monoton aja. Kami buat yang berwarna warni," ungkap Pandy kepada tribunpekanbaruwiki.com, Rabu (19/5/2021). Satu roti terdapat tiga sampai empat kombinasi warna.

Lalu, roti yang terdiri dari beberapa warna belum disebut bunglon. Menurut Pandy, bunglon diartikan dengan kombinasi warna yang berubah-ubah setiap pekan.

Baca juga: Dapur Cupcup, Kuliner Serba Seafood di Pekanbaru

"Warna variasi. Seperti minggu lalu, (kombinasi) hitam, merah, hijau. Sekarang, merah, hijau, oranye. Ada juga kombinasi cokelat," jelas pria 30 tahun ini. Ia mengatakan, metode yang dibuatnya sulit dijiplak.

Tak sekedar kombinasi warna. Pandy mengatakan, roti juga dibuat dari bahan berkualitas. Salah satunya, bahan pemberi warna. Roti menggunakan pewarna alami. Yakni, dari sari buah murni.

Dibuktikan dengan warna roti yang tidak kontras. Perubahan warna roti setelah jadi jauh berbeda. Ia mencontohkan, pewarna merah membuat roti jadi merah muda. Kecuali hitam yang dibuat dari charcoal.

Teksturnya juga lebih padat. Roti mengandung hanya sedikit pengembang. Roti juga tidak mengandung pengawet. Sehingga roti hanya tahan dua hari.

"Roti paling lama dua hari harus habis. Lewat dua hari, ganti yang baru," kata Pandy. Menurut dia, roti yang dihasilkan dan dijajahkan kepada pelanggan memang seperti roti burger sebagaimana mestinya.

Burger buatannya semula untuk istri dan anaknya. Oleh karena mereka sangat menyukai makanan ini. Sehingga perlu jaminan kualitas untuk konsumsi keluarga dan disamakan untuk pelanggan atau dijual.

Baca juga: Bundaran Keris, Pusat Kulineran Seru di Pekanbaru

Sedang menyajikan Bunglon Burger
Sedang menyajikan Bunglon Burger (tribunpekanbaru.com)


Daging Giling Tanpa Tepung Terigu

Burger tentunya memiliki aneka isian. Antara lain daging giling (patty), sayuran, telur serta dilumuri mayones dan saus tomat.

Pandy membuat sendiri (home made) daging gilingnya. Baik sapi maupun ayam. "Daging (giling) tanpa (campuran) tepung terigu. Campurannya hanya biskuit gandum. 90 persen pure daging," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1102 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved