Data Nilai Ekspor Riau April 2021

Niali Ekspore Riau pada April 2021 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulai Maret 2021 sebesar 10,46 persen.

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com/Theo Rizky
Pengusaha Riau tengah memperlihatkan kerang dara, kerang keris dan siput macan untuk di ekspor saat acara Bulan Bhakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan di Kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas I Pekanbaru, Senin (1/7/2019). 

Data Nilai Ekspor Riau April 2021


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Badan Pusat Statistik (BPS) Riau telah mengeluarkan data ekspor Riau April 2021.

Nilai ekspor Riau tersebut US$ 1,60 miliar. Angka tersebut turun jika 10,46 persen jika dibandingkan dengan nilai ekspor Riau pada bulan sebelumnya, Maret 2021 yang mencapai 1,79 miliar.

Berikut ini Data Nilai Ekspor Riau

Maret 2021 US$ 1,79 miliar
-Ekspor Migas US$ 178,55 juta
-Ekspor Non Migas US$ 1,61 miliar

April 2021 US$ 1,60 miliar

-Ekspor Migas US$ 176,92 juta
-Ekspor Non Migas US$ 1,43 miliar

Jika melihat perbandingan nilai ekspor tersebut nilai ekspor Riau pada Bulan April 2021 turun 10,46 persen.

Baca juga: Pekanbaru Bakal Dapat Jatah Seratus Ribu Dosis Vaksin Covid-19


Dijelaskan Kepala BPS Riau Misfaruddin, dari 10 golongan barang ekspor non migas terbesar bulan April 2021 dibanding Maret 2021, enam golongan mengalami penurunan, yang terbesar yaitu lemak & minyak Hewan/Nabati sebesar US$ 181,47 juta, Berbagai Produk Kimia US$ 20,64 juta, dan Bubur Kayu (pulp) US$ 16,99 juta.

"Sedangkan empat golongan mengalami kenaikan, yaitu Bahan Kimia Organik sebesar US$ 20,37 juta, Kertas dan Karton US$ 11,02 juta, Ampas dan Sisa Industri Makanan US$ 6,17 juta dan Serat Stapel Buatan US$ 4,59 juta," ucapnya.

Sementara itu selama Januari-April 2021, nilai ekspor Riau mengalami kenaikan sebesar 45,27 persen dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya ekspor migas dan ekspor non migas masing-masing sebesar 473,07 persen dan sebesar 33,55 persen.

"Kenaikan ekspor migas disebabkan adanya ekspor minyak mentah di tahun 2021 dan kenaikan ekspor industri pengolahan hasil minyak sebesar 7,94 persen," ungkap Misfaruddin.

Selama Januari-April 2021 itu, ekspor 10 golongan barang utama non migas memberikan kontribusi sebesar 99,13 persen terhadap total ekspor non migas.

"Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang utama non migas tersebut mengalami kenaikan sebesar 34,42 persen terhadap periode yang sama tahun 2020," ujarnya.

Baca juga: Daftar Harga Kelapa Sawit di Riau Priode 19-25 Mei 2021

--
(tribunpekanbaruwiki.com/Rino Syahril)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved