Ditutup Selama Larangan Mudik 2021, Pelabuhan Penumpang di Kepulauan Meranti Kembali Beroprasi

Ditutup Selama Larangan Mudik 2021, Pelabuhan Penumpang di Kepulauan Meranti Kembali Beroprasi

Editor: Aan Ramdani
tribunpekanbaru.com
Apel kesiapan penyekatan arus mudik di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, 28 April 2020 lalu 

Ditutup Selama Larangan Mudik 2021, Pelabuhan Penumpang di Kepulauan Meranti Kembali Beroprasi


TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM- Penghentian akses keluar masuk Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau akan kembali dibuka 18 Mei 2021 besok. Hal ini sesuai dengan telah habisnya masa larangan mudik yang diberlakukan 6 Mei sampai 17 Mei 2021.

Dengan demikian operasional Pelabuhan Domestik Tanjung Harapan, Selatpanjang dan seluruh angkutan laut tujuan Selatpanjang, Kepulauan Meranti kembali beroperasi.

Kebijakan tersebut merujuk dari surat edaran yang diterbitkan oleh Gubernur Riau dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

Demikian dijelaskankan oleh Petugas Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Selatpanjang, Suharto saat dikonfirmasi Senin (17/5/2021).

"Masih mengikuti keputusan yang terlampir dalam SE soal larangan mudik kemarin. Belum ada perubahan. Artinya besok, seluruh kapal antar kota dan kabupaten kembali beroperasi. Termasuk tujuan Kepri, seperti Tanjungbalai Karimun, Batam, hingga Tanjungpinang," ungkapnya.

Baca juga: 10 Ribu Warga Pekanbaru Akan Ikuti Vaksinasi Massal Covid-19, Akan Ditinjau Presiden Jokowi Dodo

Sementara itu Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan, KSOP Kelas II Selatpanjang, Ade Kurniawan menambahkan bahwa untuk transportasi menuju ke Kota Dumai kemungkinan masih belum beroperasi besok.

"Untuk tujuan Dumai informasinya belum beroperasi karena di sana masih tutup, informasinya 19 (Mei) baru buka," tuturnya.

Walaupun demikian Ade mengatakan tidak persiapan khusus yang dilakukan menjelang pembukaan perdana paska lebaran.

"Semuanya sama seperti biasa, operator kapal juga membuka trayek sesuai dengan yang sebelumnya menuju Pekanbaru, Batam dan Tanjung Balai Karimun." Pungkasnya.

Dijelaskannya sampai saat ini memang tidak ada pelanggaran yang ditemukan oleh tim gabungan selama larangan mudik.

Walaupun demikian pihaknya tetap melakukan patroli dan pengawasan di Pelabuhan, mengingat masih ada kapal yang beroperasi untuk perjalanan di dalam kabupaten antar kecamatan.

Baca juga: Cegah Covid-19, Tempat Wisata di Pekanbaru Tutup Hingga 23 Mei 2021

Sejalan dengan itu, kata dia lagi tidak ada aturan khusus bagi penumpang tujuan Selatpanjang Kepulauan Meranti yang mewajibkan mengantongi surat kesehatan dan hasil rapid tes.

Walaupun demikian, tidak bagi penumpang keluar dari Kepulauan Meranti. Pasalnya terdapat beberapa daerah tujuan mewajibkan penumpang mengantongi hasil tes kesehatan, rapid tes dan antigen.

"Kalau kita tidak ada mewajibkan itu. Tapi kabarnya Kota Dumai, wajib mengantongi rapid antigen. Begitu juga beberapa daerah tujuan di wilayah Kepri," ungkapnya.

Terpisah Plt Kabid Moda Transportasi dan Teknologi Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kardafi juga mengungkapkan hal yang sama pasca kebijakan penutupan seluruh pelabuhan Roro daerah setempat.

"Iya tanggal 18 Mei 2021 besok Roro kembali beroperasi seperti biasanya. Keputusan itu berdasarkan surat himbauan Bupati Meranti 4 Mei 2021 lalu tentang larangan mudik," jelasnya.

Dengan demikian, dua hari mendatang pelayanan angkutan penyeberangan Roro Lintas Insit, Pecah Buyung, Kampung Balak dan Sungai Pakning kembali beroperasi seperti biasa.

Baca juga: Buah Kurma

Baca juga: 5.724 Napi di Riau Dapat Remisi Lebaran Idul Fitri, 40 Napi Langsung Bebas


---
(tribunpekanbaruwiki.com/ Teddy Tarigan)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved