Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran, Gubernur Riau Minta Penambahan Ruang Isolasi

Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran, Gubernur Riau Minta Penambahan Ruang Isolasi

Editor: Aan Ramdani
Istimewa
Gubernur Riau Syamsuar saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan kasus covid-19 di Riau, Sabtu (1/4/2021) 

Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran, Gubernur Riau Minta Penambahan Ruang Isolasi

TRIBUNPEKANBARUWIKI.COM - Guna mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pasca lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, Gubernur Riau Syamsuar meminta penambahan ruang isolasi dan tenaga kesehatan di Rumah Sakit rujukan pasien covid-19.

Terkait dengan upaca penambahan ruang isolasi covid-19 tersebut, Gubernur Riau Syamsuar melakukan pertemuan secara langsung dengan beberapa pihak rumah sakit di Rumah Dinas Gunernur di Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru, Jumat (14/5/2021).

 

Dalam pertemuan tersebut terlihat hadir Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Riau Masrul Kasmy, Asisten I Jenri Salmon Ginting, Asisten II Evarefita, Asisten III Syahrial Abdi, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, Direktur RSUD Arifin Ahmad dr Nuzelly Husnedi, dan perwakilan BPJS, serta pihak terkait lainnya.


Gubri Syamsuar mengatakan dengan terus bertambahnya pasien positif Covid-19 di Riau. Ia ingin agar rumah sakit dapat mengantisipasi dengan mempersiapkan ruangan isolasi tambahan, baik di rumah sakit, wisma/hotel, serta penambahan tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas nantinya.


"Kita menghadapi ini tidak boleh lambat, kasus bertambah terus, bertambah terus pasien Covid-19 di Riau ini," katanya.

Baca juga: Suasana Lebaran Idul Fitri Hari Ke-2 di Pangkalan Kerinci Pelalawan Terpantau Ramai

Baca juga: Pusat Perbelanjaan di Pekanbaru Dinilai Patuhi Surat Edaran Walikota Dalam Pencegahan Covid-19

Ia menyebut untuk perlu adanya penambahan, baik ruang isolasi, dan tenaga kesehatan khusus untuk merawat pasien Covid-19.


Gubri ingin nantinya tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit, maupun ruang isolasi agar bisa mengerti bagaimana merawat pasien Covid-19.


"Jadi ini kan darurat, jadi tidak mungkin kita biar kan saja kapasitas yang ada sekarang ini. Kita ini menyelamatkan orang, itu kuncinya, kita menyelamatkan orang, apapun akan kita perbuat,"ujarnya.


Menurutnya, sebagai pemimpin, ia juga mempunyai tanggungjawab untuk berbuat menyelematkan masyarakat Riau dari wabah virus Covid-19 saat ini. 


"Kita jadi pemimpin kalau tidak berbuat, kita salah. Artinya kita harus menyelamatkan orang. Sekarang ini kita siapkan administrasinya,"jelasnya.

Baca juga: 5.724 Napi di Riau Dapat Remisi Lebaran Idul Fitri, 40 Napi Langsung Bebas

Baca juga: VIDEO: Suasana Haru Pelepasan Jenazah Ustadz Tengku Zulkarnain di Pekanbaru

--
(tribunpekanbaruwiki.com / Nasuha Nasution)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved